KasKus For All
Kamis, 19 Januari 2012
Paranolmal Activity 3 - NEW
Quote:
Genres:
Horror | Mystery
Production Co:
Blumhouse Productions | Paramount Pictures
Directors:
Henry Joost, Ariel Schulman
Writers:
Michael R. Perry, Oren Peli (characters)
LATEST UPDATE
Quote:
SYNOPSIS
Quote:
| A video images shows a pregnant Kristi (Sprague Grayden) and Daniel
(Billy Boland) are painting their nursery in anticipation of the arrival
of their first son, Hunter. Kristi's sister, Katie (Katie Featherston),
arrives to congratulate them and asks if she can drop off a few boxes
she was left by their grandmother when she passed away. She leaves them
boxes full of VHS tapes that were filmed when they were children. As she
leaves, Daniel teases her about her relationship with her boyfriend
Micah since they are moving in together. One Year Later. The house is a mess and Daniel is trying to document all the damage and any items that might have been stolen and goes down into the basement. While in the basement, the only thing he notices to be missing is the box of tapes that Katie left them. On a videotape image, it's Katie's birthday, and there's a party. The year is 1988 as identified by the caption on the video image. Dennis (Christopher Nicholas Smith), the camera man, is a wedding videographer and has been dating Katie and Kristi's mother, Julie (Lauren Bittner), for the last few months. He records Kristi talking to herself by a little soccer net that they have set up, and he asks Julie to bring her over so that they can sing happy birthday to Katie. Kristi continues talking to her imaginary friend, "Toby" despite the insistence of her mother to play with the other children. Dennis films a video entry from each family member. Julie shows off Katie's cake while Julie's mother tells Katie that when she was born she laughed and cried. Dennis films himself thanking Katie for being so welcoming and despite the fact that he isn't her father, he loves her very much. |
CREDITS
Produced by
Jason Blum -- producer
Oren Peli -- producer
Steven Schneider -- producer
Casting by
Terri Taylor
Set Decoration by
Kelly Berry
Production Management
Richard Stirling -- post-production supervisor
Sound Department
Paul Aulicino -- assistant supervising sound editor
Visual Effects by
Daniel Loiewski -- visual effects intern
Stunts
Michael R. King -- stunts
Nicholas King -- stunts
Rob King -- stunt coordinator
Camera and Electrical Department
Jordan C. Kadovitz -- video engineer
Damon Liebowitz -- gaffer
Daniel C. McFadden -- still photographer
Dara Norman -- best boy electric
Derek Touvell -- lighting technician
Brian Woronec -- lighting programmer
Casting Department
Sarah Domeier -- casting assistant
John McAlary -- casting associate
Editorial Department
Phillip Dawe -- post-production coordinator
Aaron Kroger -- outpost engineer
Nicholas Lareau -- outpost engineer
Other crew
David Thornsberry -- location manager
BERITA TERBARU!
Quote:
PARANORMAL ACTIVITY 3 SUDAH MASUK LEMBAGA SENSOR FILM!
silakan di cek http://www.lsf.go.id/film.php?module...tail&id=105304 |
Quote:
| PA 3 Mendapat sambutan hangat pecinta film di USA http://boxofficemojo.com/movies/?id=...lactivity3.htm |
Quote:
|
bantu up tritnya
sekalian, klo mo lbih cepet datengnya ke indonesia kunjungi website ini.. http://www.paranormalmovie.com/map/m...r=2/-11.0/16.2 (anti jebmen)..jakarta udah peringkat 7, bentar lgi mdh2an bsa ngalahin New York and Los Angeles for TS, taro di depan, gan..bwt ngbantu ngetweet-nya..biar juara 1 kita |
SOPA=STOP ONLINE Piracy ACT
| weits,
jangan bilang ane galak gan, ane cuma mau ngeshare sedikit aja ancaman
dari negara adikuasa sono, yang akan mengubah tatanan sistem internet
kita dengan mengeluarkan undang-undang SOPA dan PIPA. singkat cerita, SOPA dan PIPA itu salah salah satu RUU amrik yang berencana untuk memberikan hak cipta dan hak untuk menindak langsung orang / situs yang terduga melanggar hak cipta. (cmiiw) contoh:
kalo pihak yang terlibat (misalnya manajemen band yang kita rekam saat konser) mendukung SOPA, bisa saja manajemen tersebut memblokir situs youtube dan memenjarakan uploader video konser itu tanpa melalui proses meja hijau kalo kaya gitu, udah pasti situs youtube, atau situs media sosial - entertainment bakal kena blokir semua. secara hampir semua site entertainment di internet bermodalkan piracy (pembajakan) kenapa bisa begitu? lanjut, simak artikel dari dibawah ini gan. |
Quote:
| Yang masuk sini pasti bertanya - tanya, apa sih SOPA / PIPA itu, dsb. SOPA (Stop Online Piracy Act) dan PIPA (Protec IP Act) adalah undang-undang yang diajukan tahun lalu oleh senator dan pejabat tinggi AS dengan tujuan untuk melindungi hak cipta materi internet seperti video, musik, software dan semua barang digital dari pembajakan. SOPA dan PIPA mengatur bagaimana dunia maya seharusnya menurut mereka, dan tentunya penggunanya. Namun, undang-undang ini tidak sesederhana itu, banyak hal dari undang-undang ini akan mengubah cara kerja internet saat ini. |
Quote:
Apa yang menjadi dasar perintah utama undang-undang SOPA dan PIPA ini ?
Contoh Kasus: Saat seorang penonton konser merekam penampilan idolanya lewat ponsel lalu mengunggah ke situs YouTube tanpa izin distributor atau pemegang hak cipta, menurut RUU tersebut YouTube dianggap memfasilitasi pelanggaran hak cipta. Konsekuensinya YouTube harus di-block dan ditutup, dan pengunggah dipidanakan. Alhasil tak mustahil satu situs yang berisi puluhan ribu halaman bisa dimatikan hanya gara-gara satu halaman mengandung unsur pelanggaran hak cipta. |
Quote:
| Apa dampaknya bila undang-undang tersebut disahkan? Dengan disahkannya SOPA dan PIPA, tentu saja akan membuat para raksasa sekelas Google, Yahoo, Facebook dan Mozilla berteriak. Sedangkan dampaknya secara global adalah pengunjung dunia maya tidak akan lagi bisa melakukan kegiatan mengunduh dan semacamnya karena undang-undang tersebut menganggap ilegal. Tentunya, banyak aspek dari Internet yang akan berubah, salah satu implementasi yang akan dilakukan oleh SOPA dan PIPA terhadap Internet adalah DNS Filtering dan DNSSEC yang diyakini oleh para ahli internet dan salah satunya, Mozilla, bahwa hal tersebut akan mengakibatkan masalah keamanan pada Internet dan juga melambatkan kinerja internet saat ini. Ada juga dampak-dampak lain yang akan terjadi pada internet, antara lain:
|
Quote:
| Apakah ini akan berdampak ke seluruh dunia, termasuk Indonesia ? Tentu saja, dengan undang-undang tersebut, maka pemerintah AS berhak menuntut situs untuk menghapus konten-konten yang menurut mereka ilegal atau situs tersebut akan diblok (melalui ISP setempat), sehingga pengguna tidak bisa membuka lagi situs kesayangannya. Secara garis besar, SOPA dan PIPA jika disetujui hanya akan berlaku di AS dan tidak di negara lain. TETAPI, jika ada yang menggunakan server-server di Amerika Serikat untuk hosting website, tentunya konten-konten website tersebut akan masuk ke dalam juridiksi hukum di sana. Memang secara langsung, SOPA dan PIPA ini tidak mempengaruhi jaringan internet di Indonesia. Namun, bisa dibayangkan untuk kita yang sehari-hari menggunakan service-service sosial media seperti Multiply, Facebook, Google, Twitter, YouTube, dan lain-lain; kebanyakan website-website ini akan menjadi target sasaran dari SOPA dan PIPA. Penggunaan internet bisa dipastikan akan berubah jika SOPA dan PIPA diluluskan. Sederhananya, karena memang nyatanya di internet banyak situs (di luar AS) yang menyimpan konten-konten, parlemen AS mencari cara agar bisa melarang keberadaan situs semacam itu dan mengekang apa yang disebut kebebasan internet, karena sebenarnya SOPA dan PIPA bisa berdampak lebih luas dari sekedar pelarangan konten-konten. Teknisnya, apabila situs tersebut di luar Amerika, maka penyedia jasa layanan internet (ISP) diwajibkan memblokir akses ke situs tersebut. |
Quote:
| Apa saja kendala yang dihadapi para penentang RUU SOPA dan PIPA ini ? Pada Desember 2011 lalu, koalisi anti-SOPA memasang iklan satu halaman penuh di hampir semua media massa nasional. Tak tanggung-tanggung, Google bahkan menyewa 15 firma pelobi untuk menghadang paket RUU itu agar tidak sampai disahkan. Namun, musuh yang dihadapi anti-SOPA itu tidak enteng, mereka lawan sekaliber. Maklum industri musik, film dan kamar dagang Amerika berada dibalik RUU tersebut. Salah satunya Asosiasi Distributor Film Amerika (MPPAA) organisasi yang membawahi nama beken seperti Universal Pictures, Sony, Warner Bros dan 20th Century Fox. MPPA selama ini dikenal getol menarget situs luar agar tak bisa diakses warga AS dan dipandang sebagai pihak selalu kalah bila berhadapan pembajak asing. Hampir semua media massa mengecam dan mengkritik RUU itu dalam editorialnya, seperti TechDirt. Tak ketinggalan situs-situs teknologi juga ikut menyuarakan tentangan keras. Gerakan anti-SOPA memang kuat, tapi mereka di luar Kongres. Sedangkan dalam Kongres dukungan terhadap paket yang terdiri dari dua RUU itu juga sangat serius. Pertempuran dua kubu pro dan anti RUU bisa jadi dimenangkan kubu yang pro (karena didukung pemodal raksasa). |
Quote:
| Lantas, apa yang bisa kita lakukan ? Meskipun kondisi terburuk sudah Anda baca pada poin 5 di atas, Tetaplah Optimis dan Semangat, kawan. Bila Anda masih menginginkan kebebasan , Anda PATUT mendukung sebuah PETISI yang telah dibuat.
Silakan SAAT INI juga menyumbangkan suaranya melalui link-link berikut:
http://americancensorship.org Caranya: isi email dibawah tulisan “NOT IN THE US? PETITION THE STATE DEPARTMENT” lalu tekan tombol SIGN THE PETITION. ... atau ... http://www.avaaz.org/en/save_the_internet/ Caranya: isi email, nama, serta kode pos pada kolom sisi kanan, lalu tekan tombol SEND. |
------------------------------------------------------------------------
Quote:
Mulai dari diri sendiri gan,
hilangkan pikiran "ah, cuma gw ini, mana pengaruh sama keputusan amrik". ingat, pengguna internet ngga cuma di amrik, tapi di dunia. dan INDONESIA menduduki peringkat ke-4 dalam daftar pengguna internet DUNIA. ayo gan, kita pasti bisa. ingat sebelum 24 JANUARI 2012 |
Quote:
| Sumber: http://ikanmasteri.com/archives/3567 http://fightforfreedom.multiply.com/journal/item/75? http://wordpress.org/news/2012/01/help-stop-sopa-pipa/ |
Quote:
Ada kabar baik gan!
Quote:
|
Quote:
**LAST UPDATE 17 Januari 2012**
Quote:
Quote:
Quote:
|
Kamis, 30 Juni 2011
Ultah Medan, Pedagang Akan Disantuni Rp1 Juta
MEDAN - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Medan yang ke-421 setidaknya menghabiskan dana Rp1 miliar. Meski demikian dana tersebut diakui bukan bersumber dari APBD Kota Medan. Dana tersebut sebagian besar akan dialokasikan untuk menyantuni para pedagang.
“Untuk HUT yang ke-421 ini Pemkot Medan menghabiskan dana lebih dari Rp1 miliar. Saya akan memberikan bantuan Rp1 juta kepada 50 pedagang di setiap kecamatan. Jadi total ada 1.050 pedagang,” beber Wali Kota Medan Rahudman Harahap seusai menghadiri Rapat Paripurna Istimewa menyambut HUT Kota Medan ke-421 di Kantor DPRD Medan, Jalan Raden Saleh, Kamis (30/6/2011).
Rahudman menjelaskan, dana tersebut bukan bersumber dari APBD 2011 Pemkot Medan, melainkan bantuan sejumlah instansi pemerintahan. Bagi penyumbang nantinya juga akan mendapat penghargaan.
“Jujur saja, tak ada uang APBD. Itu adalah bantuan dari teman-teman kita, dari Jamsostek, Pelindo, PTPN, PGN, BNI, dan lainnya, mereka mau berpartisipasi. Kita komitmen siapa yang telah memberikan bantuan kita beri pin penghargaan," tambahnya.
Selain memberikan sumbangan, Perayaan HUT Kota Medan juga akan dimeriahkan dengan pentas seni yang menampilkan sejumlah artis. Pesta budaya dan pesta kembang api juga akan dihelat. Perayaan akan berlangsung selama 2 hari yakni 30 Juni dan 1 Juli 2011 di sejumlah titik, termasuk Lapangan Benteng.
“Untuk HUT yang ke-421 ini Pemkot Medan menghabiskan dana lebih dari Rp1 miliar. Saya akan memberikan bantuan Rp1 juta kepada 50 pedagang di setiap kecamatan. Jadi total ada 1.050 pedagang,” beber Wali Kota Medan Rahudman Harahap seusai menghadiri Rapat Paripurna Istimewa menyambut HUT Kota Medan ke-421 di Kantor DPRD Medan, Jalan Raden Saleh, Kamis (30/6/2011).
Rahudman menjelaskan, dana tersebut bukan bersumber dari APBD 2011 Pemkot Medan, melainkan bantuan sejumlah instansi pemerintahan. Bagi penyumbang nantinya juga akan mendapat penghargaan.
“Jujur saja, tak ada uang APBD. Itu adalah bantuan dari teman-teman kita, dari Jamsostek, Pelindo, PTPN, PGN, BNI, dan lainnya, mereka mau berpartisipasi. Kita komitmen siapa yang telah memberikan bantuan kita beri pin penghargaan," tambahnya.
Selain memberikan sumbangan, Perayaan HUT Kota Medan juga akan dimeriahkan dengan pentas seni yang menampilkan sejumlah artis. Pesta budaya dan pesta kembang api juga akan dihelat. Perayaan akan berlangsung selama 2 hari yakni 30 Juni dan 1 Juli 2011 di sejumlah titik, termasuk Lapangan Benteng.
anak orang kaya haram di sekolah negri
INILAH.COM, Jakarta - Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) menolak rencana fatwa MUI yang mengharamkan orang kaya membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi alias premium.
“Kami menolak fatwa itu. Karena itu bertentangan dengan fakta di lapangan serta bertentangan dengan problema yang terjadi di lapangan yakni liberalsasi,” ujar Juru Bicara HTI, Muhammad Ismail Yusanto di Stadion Lebak Bulus, Rabu (29/6/2011).
Ismail melanjutkan HTI berpendapat bahwa minyak dan gas adalah milik umum sesuai dalam konsepsi Islam dengan istilah kepemilkan. Ia menambahkan kepemilikan itu dibagi atas kepemilikan individu, kepemilikan umum dan kepemilikan negara.
“Energi di bumi Indonesia adalah milik umum. Sementara negara wajib mengelola atas nama rakyat dan hasilnya dikembalikan kepada rakyat,” tegasnya.
Selain itu HTI juga mempertanyakan apa sebenarnya arti dari istilah subsidi tersebut. Menurutnya ada kekeliruan dalam mengartikan istilah tersebut. “Ini adalah istilah yang keliru, karena negara wajib untuk mengurus rakyatnya membiayai kebutuhan pendidikan, kesehatan termasuk mengelola milik rakyat dan dikembalikan ke rakyat,” katanya.
Lebih lanjut dia mengatakan kalau memang kata subsidi artinya hanya diperuntukan untuk masyarakat miskin, maka seharusnya orang-orang kaya tidak boleh menyekolahkan anaknya di sekolah Dasar Negeri. “Sebab kan gratis, mestinya anak orang kaya tidak boleh sekolah di SD Negeri. Di Puskesmas juga begitu,” ujarnya.
HTI menganggap seharusnya MUI mengeluarkan fatwa pengharaman liberalisasi migas yang saat ini justru itulah yang menjadi akar masalah sulitnya BBM di Indonesia “Ini bertentangan dengan akar masalah. Seharusnya MUI mengeluarkan fatwa pengharaman liberalisasi migas oleh pemerintah,” tegasnya.
“Kami menolak fatwa itu. Karena itu bertentangan dengan fakta di lapangan serta bertentangan dengan problema yang terjadi di lapangan yakni liberalsasi,” ujar Juru Bicara HTI, Muhammad Ismail Yusanto di Stadion Lebak Bulus, Rabu (29/6/2011).
Ismail melanjutkan HTI berpendapat bahwa minyak dan gas adalah milik umum sesuai dalam konsepsi Islam dengan istilah kepemilkan. Ia menambahkan kepemilikan itu dibagi atas kepemilikan individu, kepemilikan umum dan kepemilikan negara.
“Energi di bumi Indonesia adalah milik umum. Sementara negara wajib mengelola atas nama rakyat dan hasilnya dikembalikan kepada rakyat,” tegasnya.
Selain itu HTI juga mempertanyakan apa sebenarnya arti dari istilah subsidi tersebut. Menurutnya ada kekeliruan dalam mengartikan istilah tersebut. “Ini adalah istilah yang keliru, karena negara wajib untuk mengurus rakyatnya membiayai kebutuhan pendidikan, kesehatan termasuk mengelola milik rakyat dan dikembalikan ke rakyat,” katanya.
Lebih lanjut dia mengatakan kalau memang kata subsidi artinya hanya diperuntukan untuk masyarakat miskin, maka seharusnya orang-orang kaya tidak boleh menyekolahkan anaknya di sekolah Dasar Negeri. “Sebab kan gratis, mestinya anak orang kaya tidak boleh sekolah di SD Negeri. Di Puskesmas juga begitu,” ujarnya.
HTI menganggap seharusnya MUI mengeluarkan fatwa pengharaman liberalisasi migas yang saat ini justru itulah yang menjadi akar masalah sulitnya BBM di Indonesia “Ini bertentangan dengan akar masalah. Seharusnya MUI mengeluarkan fatwa pengharaman liberalisasi migas oleh pemerintah,” tegasnya.
OMG!!! saudi ancammemiliki nuklir bila ira punya nukllir
Arab Saudi telah memperingatkan NATO bahwa negara itu akan mewujudkan kebijakan yang dapat mengarah kepada "konsekuensi tak terperikan yang mungkin dramatis" jika Iran memiliki senjata nuklir, demikian laporan satu harian Inggris, Rabu (29/6).
Surat kabar Guardian mengutip Pangeran Turki al-Faisal, mantan kepala dinas intelijen Arab Saudi dan duta besar untuk Washington serta Inggris, saat ia berbicara dengan para pejabat NATO awal Juni dalam pertemuan yang tak disebarkanluaskan di satu pangkalan udara Inggris.
Pangeran Turki tak menjabarkan apa kebijakan tersebut, tapi Guardian dengan mengutip seorang pejabat Arab Saudi yang tak disebutkan jatidirinya melaporkan pangeran itu mengatakan senjata nuklir Iran akan memaksa negara di Jazirah Arab tersebut untuk mengembangkan senjata nuklirnya sendiri.
"Kami tak bisa hidup dalam situasi Iran memiliki senjata nuklir dan kami tidak ... Jika Iran membuat senjata nuklir, itu kami takkan dapat menerima itu dan kami harus mengikuti tindakan tersebut," kata pejabat itu, yang dikutip Guardian --sebagaimana dilaporkan Reuters, yang dipantau ANTARA di Jakarta, Kamis.
Iran menyatakan program nuklirnya bertujuan damai, tapi Arab Saudi, negara lain di Teluk, Israel dan Barat khawatir Republik Islam itu sedang berusaha membuat senjata nuklir.
Rabu pagi (29/6), Inggris menuduh Iran melakukan percobaan terselubung satu rudal yang dapat membawa hulu ledak nuklir, dalam pelanggaran terhadap satu resolusi PBB. Namun Teheran segera membantah tuduhan itu.
Arab Saudi, negara Sunni, dan tetangganya di Teluk, yang juga berfaham Sunni, memandang Iran --negara Syiah-- dengan sikap curiga, dan menuduh negara Persia tersebut mencampuri urusan di Jazirah Arab guna meningkatkan pengaruhnya. Lagi-lagi Iran membantah tuduhan itu.
Surat kabar Guardian mengutip Pangeran Turki al-Faisal, mantan kepala dinas intelijen Arab Saudi dan duta besar untuk Washington serta Inggris, saat ia berbicara dengan para pejabat NATO awal Juni dalam pertemuan yang tak disebarkanluaskan di satu pangkalan udara Inggris.
Pangeran Turki tak menjabarkan apa kebijakan tersebut, tapi Guardian dengan mengutip seorang pejabat Arab Saudi yang tak disebutkan jatidirinya melaporkan pangeran itu mengatakan senjata nuklir Iran akan memaksa negara di Jazirah Arab tersebut untuk mengembangkan senjata nuklirnya sendiri.
"Kami tak bisa hidup dalam situasi Iran memiliki senjata nuklir dan kami tidak ... Jika Iran membuat senjata nuklir, itu kami takkan dapat menerima itu dan kami harus mengikuti tindakan tersebut," kata pejabat itu, yang dikutip Guardian --sebagaimana dilaporkan Reuters, yang dipantau ANTARA di Jakarta, Kamis.
Iran menyatakan program nuklirnya bertujuan damai, tapi Arab Saudi, negara lain di Teluk, Israel dan Barat khawatir Republik Islam itu sedang berusaha membuat senjata nuklir.
Rabu pagi (29/6), Inggris menuduh Iran melakukan percobaan terselubung satu rudal yang dapat membawa hulu ledak nuklir, dalam pelanggaran terhadap satu resolusi PBB. Namun Teheran segera membantah tuduhan itu.
Arab Saudi, negara Sunni, dan tetangganya di Teluk, yang juga berfaham Sunni, memandang Iran --negara Syiah-- dengan sikap curiga, dan menuduh negara Persia tersebut mencampuri urusan di Jazirah Arab guna meningkatkan pengaruhnya. Lagi-lagi Iran membantah tuduhan itu.
tilang menilang
Rabu, 12 Januari 2011 pukul 00.30-01.00 wib
Lokasi : Lampu Lalin Perempatan utara Galaxy (sebelah kampus C UNAIR)
Jam kejadian : estimasi 00.30-01.00 wib
Kejadian :
Jam setengah duabelas malam ketika saya pulang dr cangkrukan di daerah kalijudan (bersama 4 orang termasuk saya) menuju gubeng dharmawangsa, kos saya.
ketika melewati lampu merah perempatan kampus c saya yang dibonceng teman saya tersentak kaget ketika teman saya mengerem mendadak. Spontan saya yang sliut2 setengah ngantuk langsung kaget.
di depan saya ada 3 POLISI BERSERAGAM DINAS DAN MEMAKAI ROMPI HIJAU datang secara tiba2 dr kiri jalan.
2 polisi membawa semacam lampu merah putih(maaf saya kurang tahu nama nya, yang jelas itu lampu yang dipakai ketika ada peringatan tuk pelan2/hati2)
dan 1 polisi membawa kayu rotan, entah saya tak mengerti apa maksudnya. mungkin mau dipake untuk menghentikan para pengemudi yg akan mereka cegat
dan kami diarahkan ke pinggir untuk diperiksa kelengkapannya
ok semua beres dan saya kira selesai, ternyata tidak
salah seorang polisi membuka bagasi mobilnya dan mengambil surat tilang, dia menyebutkan kalo kami menerobos lampu merah
dan ternyata teman saya tak menolak tuduhan tersebut
disini saya mulai merasa kejanggalan atau lebih tepatnya mengarah ke kerasionalitasan
Pertama, saya tidak tahu apa motif polisi yg berjaga disitu. yang jelas tidak ada tanda2 sedang dilakukan pemeriksaan/razia/operasi
kedua mengapa mereka terkesan "menjebak" atau jika diperjelas "menunggu pengemudi tuk melanggar dahulu" dengan jalan mereka tidak menandakan kehadiran mereka. minimal kan isa berdiri di pinggir jalan biar keliatan dr berbagai sisi atau menyalakan lampu rotary mereka.
akhirnya mereka berbicara ke kedua teman saya yg memiliki motor. mereka menjelaskan step2 sidang dan "memberitahu" kalo terlamabat sidang akan dikenai denda lagi. akhirnya kami rundingan apakah salah satu dr kami berempat mampu hadir di sidang tanggal 21 jan nanti.
ternyata kami semua ragu bisa apa gag.
disaat itu saya menemukan HAL GANJIL
TEPAT 5-7 meter dari mobil polisi tersebut terdapat tanda lalin P DISILANG alias DILARANG PARKIR
Kondisi mobil Polisi saat itu tepat di seberang jalan dengan posisi mobil masuk ke tanjakan depan halaman rumah orang. disebelah mobil tersebut terdapat sedikit ranting pohon yang menutupi keberadaan mobil polisi tersebut jika kita berangkat dr arah kalijudan
Spontan saya menanyakan ke polisi yg bertubuh kurus(kita sebut saja polisi B).
Saya(S) : "loh mas, itu tanda dilarang parkir berlaku gag? artinya mobil ataupun motor gag boleh diberhentikan dan parkir di area tanda lalin tersebut kan"?
Polisi B (P.B) : "oh iya mas tapi kalo buat ngepos tidak apa2"
S : loh? jadi ada pembedaan dong mas? polisi doang yang boleh? kalo gitu diperjelas aja mas keterangannya dibawah rambu ditulis "KECUALI POLISI" gt mas.
P.B : wah ya gag bisa mas ini kan tugas mas jadi tidak apa2
S : oh gitu ya mas
(saya melihat teman saya yg sedang ngurus surat di depan mobil dengan salah satu polisi yang menulis data2 surat tilang. saya pun teringat trit di kaskus soal tilang2an. lalu saya ke seberang jalan dan mengeluarkan hape saya dengan maksud memotret rambu dilarang parkir dan mobil polisi tersebut.
lalu P.B mengetahui saya akan memotret segera memanggil saya)
P.B : heh mas, sedang ngapain kamu ngeluarin kamera?
S: mau motret mas (uda jelas tau bawa kamera masih aja tanya mau ngapain )
P.B : (dengan nada tinggi) mas bawa sini kameranya!
S : lah? napa pak?
P.B : Itu bawa kameranya kesini, jangan motret sembarangan! (masih dengan nada tinggi)
(saya yang spontan agak gugup karena selain kamera hape saya lemot eh kok ya sialnya pas saya buka kamera masuk ke mode video, loading merubah ke mode kamera jd lama)
S : Saya gag motret sembarangan kok pak, lagian kenapa emang kalo saya motret?
(polisi maju menghampiri saya, reflek saya gag fokus untuk motret keadaan di sekitar TKP)
P.B : sini saya lihat kameranya!
S : untuk apa pak?
P.B : sini mana kameranya, saya mau liat! (nada lebih tinggi)
S : ini (menunjukan kamera, saya gag memberinya karna dia kan cuma minta liat )
P.B : (mulai emosi) mana saya liat hapenya!
S : ini, silakan diliat! (nada mulai tinggi juga)
P.B : saya mau lihat foto hasil motret kamu tadi, kamu ini dilarang ambil foto sembarangan! (nada menggertak)
S : lah saya motret jalan kok pak!apa yang salah?
P.B : kamu mengambil gambar saya tanpa ijin!
S : yaelag ge-er amat pak! saya ngambil gambar rambu aja kok pak, itukan fasilitas umum!
(polisi B diem sejenak, sepertinya dia kehabisan kata)
lalu dia ngomong ke Polisi C dan melaporkan kalo saya protes, lalu saya dipanggil ke Polisi C yang sedang menulis data2 tilang
Polisi C (P.C) : heh kamu sini! (langsung membentak)
S : ya, ada apa pak?
P.B : itu pak dia protes terus daritadi!
P.C : kamu protes apa hah?!
S : saya protes apa emang pak?
P.C : Loh! kamu tadi itu rame2 dengan P.B itu protes apa? (makin tinggi nadanya)
S : (ikutan tinggi) loh bapak gag tau saya protes apa kok seenaknya nuduh saya! bapak tanya ke teman bapak aja saya protes apa!
(P.B diem aja)
(P.C mulai maen kontak fisik, dia narik jaket saya, langsung saya elak)
S : eh apa2an ini pake narik2 jaket saya segala? (nada tinggi, emosi gan saya gag salah apa2 kok maen tarik aja )
P.C : Siapa yang narik jaket kamu hah?! (nada tinggi)
S : heh! laitu barusan anda ngapain? apa lupa atau pura2 gag tau? (sambil nunjuk ke lengan jaket kiri saya yang ditarik)
P.C : eh kamu gag sopan ya ma aparat! (mungkin dia emosi karena saya main tunjuk2)
S : gag sopan gimana pak? anda yang mulai duluan kok narik2 jaket saya!
P.C : saya tadi tidak mnarik! tanya ke teman2 kamu!
(teman2 saya diem aja gan, gtw napa )
S : eh saya yang ngalamin pak! barusan bapak itu narik jaket saya! ngapain pake narik2 segala?
P.C : (tetep keukeuh gag mau ngakuin) say tadi gag narik kok! gini aja(memperagakan mendorong lengan kiri saya)
( lah ne orang malah menjerumuskan dirinya ke kalimat yg salah)
S : pak td anda narik jaket saya sekarang anda ngakunya ndorong! menurut bapak bedanya dimana? tetep aja itu kontak fisik!
(P.C maju nantangin saya, saya tetep di posisi saya)
P.C : kamu kurang ajar ya ma polisi! (nada emosi)
S : loh pak kalo bapak sopan saya juga sopan pak!
(terjadi peleraian, saya dipegangin P.B dan teman saya. tangan saya dipegang P.B dan teman saya megangin bdan saya. saya dibawa menjauh dari P.C)
lalu datanglah Polisi A (P.A) yang daritadi melihat dr jauh
P.A : ada apa ini mas? tolong mas tenang
S : saya uda tenang pak, teman bapak yang mulai kok.
P.A : oh kamu mau mukul dia? pukul aja ayo pukul! (malah nyuruh saya mukul temennya gan )
S : eh pak, sapa juga yg mau pukul2an? saya daritadi dipegangin tu emang keliatanya mau mukulin orang ya?
(P.A diem sejenak)
lalu saya pun dibawa ke seberang jalan, sementara PC melanjutkan tugasnya di sebelah kap mobil polisi untuk mendata surat tilang teman saya)
P.A : ada sih mas? kok jadi rame kek gini?
S : loh saya cuma membela diri pak, temen anda tadi narik2 jaket saya. ya saya gag suka aja dengan perlakuan kek gt.
P.A : gini loh mas(mulai bernada tenang) kamu td tu melanggar aturan lalin yaitu menerobos lampu merah jd uda sewajarnya ditilang
S : loh saya juga tau pak, aturan itu emang benar adanya kok dan kami memang melanggar. saya tadi cuma mau motret jalan trus gtw napa saya dipanggil temen bapak.
P.B : dia tadi mau moto tanpa ijin pak! makanya saya larang (sambil nunjuk tanda dilarang parkir)
P.A : (ngajakin ngomong basa daerah) Ngene loh jeh(artinya kurang lebih seperti: begini loh cuy)
S : Oh iyo, yo po jeh? (=oh iya, gimana cuy)
P.B : Heh kamu yang sopan kalo bicara ma aparat (narik bajunya, mksdnya nunjukin badge nya kali)
Teman saya(TS) ; loh bapaknya kok yang mulai ngajak manggil "jeh"
(P.B diem, PA juga gag isa nyangkal)
P.A : begini loh mas, anda tau gag bedanya tanda S dan P?
S ; oh iya, gmana pak emang?
P.A : loh anda gag tau apa?
S ; saya tau, saya ingin penjelasan dari bapak kok
P.A : jadi kalo Parkir itu berhenti dan kunci serta orang di dalam mobil tidak ada. nah kalo tanda S itu cuma berhenti aja
S : (melirik) lah itu didalam mobil masih ada orang apa pak? ato gag ada orang juga? (sambil melirik ke tanda dilarang parkir)
P.A : iya tapi kami uda parkir di belakang garis ini jadi gag papa dan uda bener.
S : oh iya gt pa pak? jadi boleh parkir gt ya walau ada tanda dilarang parkir?
(tiba2 P,B nyolot)
P.B : rumah kmu mana?
S : kenapa emang? apa hubungannya?
P.B : tinggal dimana kok!
S ; iya saya tanya dulu napa anda pengen tau alamat saya
(PA menyuruh PB diem)
PA : kamu kuliah dimana?
S : Unair pak (untung gag nanya semester berapa )
(PA mulai nanyakan asal usul. ternyata dia berasal satu kota ma saya. pembicaraan mulai tenang berjalan karena saya merasa simpati ke temen daerah)
(PB nyolot lagi, saya lupa gan dia td nyolot paan)
S : eh pak! saya ini sedang ngobrol dengan senior anda! anda kok nyolot mulu dih drtadi! . saya kan jadi bingung mau njawab siapa dulu. lagian anda punya tatakrama komunikasi kaga? apa sopan menyela pembicaraan orang lain?
PB : Bingung mas?? bingung ya pegangan pohon!
P.A : uda PB! diem saja kamu!!
S : kayak gt mas ya mas jawaban dr seorang polisi ketika ditanya? nama anda siapa mas saya pengen tau(kli ini saya ngadep ke PB)
P.B : ada apa?
S : biar saya tau mas saya sedang ngomong dengan polisi siapa (cuma ngingetin, polisinya kan pake rompi ijo jd kaga keliatan namanya)
P.B : Gag perlu tau kamu siapa nama saya (sambil senyum sinis)
S : oh gt ya mas? baguslah anda sekarang tau kan alesannya kenapa tadi saya gag mau jawab tanya anda. ya kyak gt mas rasanya (senyum juga dengan sinis )
(PB diem, PA pun juga diem)
P.A : uda uda PB kamu diem saja jangan ikutan lagi! (nada emosi ke PB). jadi gini lo mas, kita itu disini cuman menjalankan tugas saja jadi ya mohon dimengerti mas kalo kita parkir disini. saya cuman lulusan SMA mas dan anda kuliah, anda pasti ngerti maksud saya mas.
S : ah sama mas, saya juga lulusan SMA dan sekarang lagi kuliah. jd kita sama2 lulusan SMA
P.A : iya mas, saya tau anda dari keluarga mampu(muai ngelantur ne polisinya pake ngebhas2 kondisi finansial) makanya anda kuliah. itu motornya aja KLX(nunjuk motor trail yang dipake temen saya)
S : ah kata sapa mas saya mampu, disini lo saya yang gag punya motor sendiri. itu motor temen saya (seketika PA diem)
(temen saya memanggil saya, dia bilang kalo urusan uda selesai dan ngajakin segera cabut)
S : baik pak sepertinya urusan temen saya uda selesai, saya tau kami melanggar tapi yang harap diketahui disini kita harus sama2 menegakan peraturan yang ada. mau anda polisi atau gag sama saja. tolong juga ya mas bukannya saya sok bener atau menghakimi , itu junior anda tolong dibenahi kelakuannya. masa nanggepin orang kek gitu caranya
P.A : iya mas nanti akan saya beri tau. mhon maaf mas atas kejadian tadi
S : ah saya yang harus minta maaf mas, orang yang melanggar kita kok. cuman mungkin lokasi anda aja yang kurang tepat. baik saya mohon pamit dulu mas. met malam
(salaman dengan P.A dan P.B)
Hehe panjang amat yak gan
cerita masih berlanjut neh
. pas otw pulang teman2 saya pada heran dan ketawa2. mereka sampe tertegun pas lihat saya debat dengan 3 polisi tadi. mereka juga bilang berkat saya tilangnya jd kena 20rb per motor, pdhal jika normal isa kena 50rb per motor.
Disini mksd cerita saya bukan untuk pamer atau membanggakan diri
saya cuman pengen sahare aja apa yang uda saya alamin
kelak bila sodara mengalamin hal yang sama sodara mampu menguasai keadaan
Berikut poin2 yang saya ambil dari kejadian tadi :
-Penjelasan polisi tentang alasan parkir sangat plin plan. pertama bilang ngepos gpp, kedua mereka bilang kalo itu bukan parkir tapi berhenti(lah apa bedanya parkir ma berhenti
)
-Saya meragukan adanya surat tugas mereka. saya juga bingung motif mereka ngepos secara sembunyi2 disana itu apa? apakah itu razia? tidak, tak ada tanda lalin di tengah jalan yang menyebutkan mereka sedang melakukan razia. mereka juga munculnya secara tiba2 dr pinggir jalan. terkesan menunggu pengemudi melanggar peraturan lalin dulu baru mereka muncul. jika mereka berniat menertibkan lalin maka ya harusnya posisi mereka tidak jauh dari lampu lalin, atau minimal memberi tanda lah kalo mereka ada di situ. dengan begitu lalin tertib, dan kedua belah pihak sama2 enak. kecuali jika mereka memang berniat menjebak pengemudi
-jika ada yang gag beres atau ganjil jangan takut bersuara. kalo perlu foto TKP atau mereka sebagai barang bukti untuk diadukan. dengan catatan mereka melakukan kesalahan dalam prosedur tilang. di kejadian yang saya alamin tadi kesalahan mereka adalah mereka berhenti di area terlarang(dilarang parkir)
-hapalkan nama mereka dan no polisi kendaraan mereka. Saya sudah mengantongi no pol mereka yaitu 3251 X. cari tau juga area mereka dalam wilayah polsek mana.
Demikian gan pengalaman ane.
jika ini memberi inspirasi dan anda rasa menarik bolehlah saya disambit ini
saya gag mengaharap bata, saya cuman sekedar share aja apa yang saya alamin
terimakasih untuk waktu dan kesediannya membaca, semoga ini dapat menjadi pengalaman untuk kita semua
Lokasi : Lampu Lalin Perempatan utara Galaxy (sebelah kampus C UNAIR)
Jam kejadian : estimasi 00.30-01.00 wib
Kejadian :
Jam setengah duabelas malam ketika saya pulang dr cangkrukan di daerah kalijudan (bersama 4 orang termasuk saya) menuju gubeng dharmawangsa, kos saya.
ketika melewati lampu merah perempatan kampus c saya yang dibonceng teman saya tersentak kaget ketika teman saya mengerem mendadak. Spontan saya yang sliut2 setengah ngantuk langsung kaget.
di depan saya ada 3 POLISI BERSERAGAM DINAS DAN MEMAKAI ROMPI HIJAU datang secara tiba2 dr kiri jalan.
2 polisi membawa semacam lampu merah putih(maaf saya kurang tahu nama nya, yang jelas itu lampu yang dipakai ketika ada peringatan tuk pelan2/hati2)
dan 1 polisi membawa kayu rotan, entah saya tak mengerti apa maksudnya. mungkin mau dipake untuk menghentikan para pengemudi yg akan mereka cegat
dan kami diarahkan ke pinggir untuk diperiksa kelengkapannya
ok semua beres dan saya kira selesai, ternyata tidak
salah seorang polisi membuka bagasi mobilnya dan mengambil surat tilang, dia menyebutkan kalo kami menerobos lampu merah
dan ternyata teman saya tak menolak tuduhan tersebut
disini saya mulai merasa kejanggalan atau lebih tepatnya mengarah ke kerasionalitasan
Pertama, saya tidak tahu apa motif polisi yg berjaga disitu. yang jelas tidak ada tanda2 sedang dilakukan pemeriksaan/razia/operasi
kedua mengapa mereka terkesan "menjebak" atau jika diperjelas "menunggu pengemudi tuk melanggar dahulu" dengan jalan mereka tidak menandakan kehadiran mereka. minimal kan isa berdiri di pinggir jalan biar keliatan dr berbagai sisi atau menyalakan lampu rotary mereka.
akhirnya mereka berbicara ke kedua teman saya yg memiliki motor. mereka menjelaskan step2 sidang dan "memberitahu" kalo terlamabat sidang akan dikenai denda lagi. akhirnya kami rundingan apakah salah satu dr kami berempat mampu hadir di sidang tanggal 21 jan nanti.
ternyata kami semua ragu bisa apa gag.
disaat itu saya menemukan HAL GANJIL
TEPAT 5-7 meter dari mobil polisi tersebut terdapat tanda lalin P DISILANG alias DILARANG PARKIR
Kondisi mobil Polisi saat itu tepat di seberang jalan dengan posisi mobil masuk ke tanjakan depan halaman rumah orang. disebelah mobil tersebut terdapat sedikit ranting pohon yang menutupi keberadaan mobil polisi tersebut jika kita berangkat dr arah kalijudan
Spontan saya menanyakan ke polisi yg bertubuh kurus(kita sebut saja polisi B).
Saya(S) : "loh mas, itu tanda dilarang parkir berlaku gag? artinya mobil ataupun motor gag boleh diberhentikan dan parkir di area tanda lalin tersebut kan"?
Polisi B (P.B) : "oh iya mas tapi kalo buat ngepos tidak apa2"
S : loh? jadi ada pembedaan dong mas? polisi doang yang boleh? kalo gitu diperjelas aja mas keterangannya dibawah rambu ditulis "KECUALI POLISI" gt mas.
P.B : wah ya gag bisa mas ini kan tugas mas jadi tidak apa2
S : oh gitu ya mas
(saya melihat teman saya yg sedang ngurus surat di depan mobil dengan salah satu polisi yang menulis data2 surat tilang. saya pun teringat trit di kaskus soal tilang2an. lalu saya ke seberang jalan dan mengeluarkan hape saya dengan maksud memotret rambu dilarang parkir dan mobil polisi tersebut.
lalu P.B mengetahui saya akan memotret segera memanggil saya)
P.B : heh mas, sedang ngapain kamu ngeluarin kamera?
S: mau motret mas (uda jelas tau bawa kamera masih aja tanya mau ngapain )
P.B : (dengan nada tinggi) mas bawa sini kameranya!
S : lah? napa pak?
P.B : Itu bawa kameranya kesini, jangan motret sembarangan! (masih dengan nada tinggi)
(saya yang spontan agak gugup karena selain kamera hape saya lemot eh kok ya sialnya pas saya buka kamera masuk ke mode video, loading merubah ke mode kamera jd lama)
S : Saya gag motret sembarangan kok pak, lagian kenapa emang kalo saya motret?
(polisi maju menghampiri saya, reflek saya gag fokus untuk motret keadaan di sekitar TKP)
P.B : sini saya lihat kameranya!
S : untuk apa pak?
P.B : sini mana kameranya, saya mau liat! (nada lebih tinggi)
S : ini (menunjukan kamera, saya gag memberinya karna dia kan cuma minta liat )
P.B : (mulai emosi) mana saya liat hapenya!
S : ini, silakan diliat! (nada mulai tinggi juga)
P.B : saya mau lihat foto hasil motret kamu tadi, kamu ini dilarang ambil foto sembarangan! (nada menggertak)
S : lah saya motret jalan kok pak!apa yang salah?
P.B : kamu mengambil gambar saya tanpa ijin!
S : yaelag ge-er amat pak! saya ngambil gambar rambu aja kok pak, itukan fasilitas umum!
(polisi B diem sejenak, sepertinya dia kehabisan kata)
lalu dia ngomong ke Polisi C dan melaporkan kalo saya protes, lalu saya dipanggil ke Polisi C yang sedang menulis data2 tilang
Polisi C (P.C) : heh kamu sini! (langsung membentak)
S : ya, ada apa pak?
P.B : itu pak dia protes terus daritadi!
P.C : kamu protes apa hah?!
S : saya protes apa emang pak?
P.C : Loh! kamu tadi itu rame2 dengan P.B itu protes apa? (makin tinggi nadanya)
S : (ikutan tinggi) loh bapak gag tau saya protes apa kok seenaknya nuduh saya! bapak tanya ke teman bapak aja saya protes apa!
(P.B diem aja)
(P.C mulai maen kontak fisik, dia narik jaket saya, langsung saya elak)
S : eh apa2an ini pake narik2 jaket saya segala? (nada tinggi, emosi gan saya gag salah apa2 kok maen tarik aja )
P.C : Siapa yang narik jaket kamu hah?! (nada tinggi)
S : heh! laitu barusan anda ngapain? apa lupa atau pura2 gag tau? (sambil nunjuk ke lengan jaket kiri saya yang ditarik)
P.C : eh kamu gag sopan ya ma aparat! (mungkin dia emosi karena saya main tunjuk2)
S : gag sopan gimana pak? anda yang mulai duluan kok narik2 jaket saya!
P.C : saya tadi tidak mnarik! tanya ke teman2 kamu!
(teman2 saya diem aja gan, gtw napa )
S : eh saya yang ngalamin pak! barusan bapak itu narik jaket saya! ngapain pake narik2 segala?
P.C : (tetep keukeuh gag mau ngakuin) say tadi gag narik kok! gini aja(memperagakan mendorong lengan kiri saya)
( lah ne orang malah menjerumuskan dirinya ke kalimat yg salah)
S : pak td anda narik jaket saya sekarang anda ngakunya ndorong! menurut bapak bedanya dimana? tetep aja itu kontak fisik!
(P.C maju nantangin saya, saya tetep di posisi saya)
P.C : kamu kurang ajar ya ma polisi! (nada emosi)
S : loh pak kalo bapak sopan saya juga sopan pak!
(terjadi peleraian, saya dipegangin P.B dan teman saya. tangan saya dipegang P.B dan teman saya megangin bdan saya. saya dibawa menjauh dari P.C)
lalu datanglah Polisi A (P.A) yang daritadi melihat dr jauh
P.A : ada apa ini mas? tolong mas tenang
S : saya uda tenang pak, teman bapak yang mulai kok.
P.A : oh kamu mau mukul dia? pukul aja ayo pukul! (malah nyuruh saya mukul temennya gan )
S : eh pak, sapa juga yg mau pukul2an? saya daritadi dipegangin tu emang keliatanya mau mukulin orang ya?
(P.A diem sejenak)
lalu saya pun dibawa ke seberang jalan, sementara PC melanjutkan tugasnya di sebelah kap mobil polisi untuk mendata surat tilang teman saya)
P.A : ada sih mas? kok jadi rame kek gini?
S : loh saya cuma membela diri pak, temen anda tadi narik2 jaket saya. ya saya gag suka aja dengan perlakuan kek gt.
P.A : gini loh mas(mulai bernada tenang) kamu td tu melanggar aturan lalin yaitu menerobos lampu merah jd uda sewajarnya ditilang
S : loh saya juga tau pak, aturan itu emang benar adanya kok dan kami memang melanggar. saya tadi cuma mau motret jalan trus gtw napa saya dipanggil temen bapak.
P.B : dia tadi mau moto tanpa ijin pak! makanya saya larang (sambil nunjuk tanda dilarang parkir)
P.A : (ngajakin ngomong basa daerah) Ngene loh jeh(artinya kurang lebih seperti: begini loh cuy)
S : Oh iyo, yo po jeh? (=oh iya, gimana cuy)
P.B : Heh kamu yang sopan kalo bicara ma aparat (narik bajunya, mksdnya nunjukin badge nya kali)
Teman saya(TS) ; loh bapaknya kok yang mulai ngajak manggil "jeh"
(P.B diem, PA juga gag isa nyangkal)
P.A : begini loh mas, anda tau gag bedanya tanda S dan P?
S ; oh iya, gmana pak emang?
P.A : loh anda gag tau apa?
S ; saya tau, saya ingin penjelasan dari bapak kok
P.A : jadi kalo Parkir itu berhenti dan kunci serta orang di dalam mobil tidak ada. nah kalo tanda S itu cuma berhenti aja
S : (melirik) lah itu didalam mobil masih ada orang apa pak? ato gag ada orang juga? (sambil melirik ke tanda dilarang parkir)
P.A : iya tapi kami uda parkir di belakang garis ini jadi gag papa dan uda bener.
S : oh iya gt pa pak? jadi boleh parkir gt ya walau ada tanda dilarang parkir?
(tiba2 P,B nyolot)
P.B : rumah kmu mana?
S : kenapa emang? apa hubungannya?
P.B : tinggal dimana kok!
S ; iya saya tanya dulu napa anda pengen tau alamat saya
(PA menyuruh PB diem)
PA : kamu kuliah dimana?
S : Unair pak (untung gag nanya semester berapa )
(PA mulai nanyakan asal usul. ternyata dia berasal satu kota ma saya. pembicaraan mulai tenang berjalan karena saya merasa simpati ke temen daerah)
(PB nyolot lagi, saya lupa gan dia td nyolot paan)
S : eh pak! saya ini sedang ngobrol dengan senior anda! anda kok nyolot mulu dih drtadi! . saya kan jadi bingung mau njawab siapa dulu. lagian anda punya tatakrama komunikasi kaga? apa sopan menyela pembicaraan orang lain?
PB : Bingung mas?? bingung ya pegangan pohon!
P.A : uda PB! diem saja kamu!!
S : kayak gt mas ya mas jawaban dr seorang polisi ketika ditanya? nama anda siapa mas saya pengen tau(kli ini saya ngadep ke PB)
P.B : ada apa?
S : biar saya tau mas saya sedang ngomong dengan polisi siapa (cuma ngingetin, polisinya kan pake rompi ijo jd kaga keliatan namanya)
P.B : Gag perlu tau kamu siapa nama saya (sambil senyum sinis)
S : oh gt ya mas? baguslah anda sekarang tau kan alesannya kenapa tadi saya gag mau jawab tanya anda. ya kyak gt mas rasanya (senyum juga dengan sinis )
(PB diem, PA pun juga diem)
P.A : uda uda PB kamu diem saja jangan ikutan lagi! (nada emosi ke PB). jadi gini lo mas, kita itu disini cuman menjalankan tugas saja jadi ya mohon dimengerti mas kalo kita parkir disini. saya cuman lulusan SMA mas dan anda kuliah, anda pasti ngerti maksud saya mas.
S : ah sama mas, saya juga lulusan SMA dan sekarang lagi kuliah. jd kita sama2 lulusan SMA
P.A : iya mas, saya tau anda dari keluarga mampu(muai ngelantur ne polisinya pake ngebhas2 kondisi finansial) makanya anda kuliah. itu motornya aja KLX(nunjuk motor trail yang dipake temen saya)
S : ah kata sapa mas saya mampu, disini lo saya yang gag punya motor sendiri. itu motor temen saya (seketika PA diem)
(temen saya memanggil saya, dia bilang kalo urusan uda selesai dan ngajakin segera cabut)
S : baik pak sepertinya urusan temen saya uda selesai, saya tau kami melanggar tapi yang harap diketahui disini kita harus sama2 menegakan peraturan yang ada. mau anda polisi atau gag sama saja. tolong juga ya mas bukannya saya sok bener atau menghakimi , itu junior anda tolong dibenahi kelakuannya. masa nanggepin orang kek gitu caranya
P.A : iya mas nanti akan saya beri tau. mhon maaf mas atas kejadian tadi
S : ah saya yang harus minta maaf mas, orang yang melanggar kita kok. cuman mungkin lokasi anda aja yang kurang tepat. baik saya mohon pamit dulu mas. met malam
(salaman dengan P.A dan P.B)
Hehe panjang amat yak gan
cerita masih berlanjut neh
Disini mksd cerita saya bukan untuk pamer atau membanggakan diri
saya cuman pengen sahare aja apa yang uda saya alamin
kelak bila sodara mengalamin hal yang sama sodara mampu menguasai keadaan
Berikut poin2 yang saya ambil dari kejadian tadi :
-Penjelasan polisi tentang alasan parkir sangat plin plan. pertama bilang ngepos gpp, kedua mereka bilang kalo itu bukan parkir tapi berhenti(lah apa bedanya parkir ma berhenti
-Saya meragukan adanya surat tugas mereka. saya juga bingung motif mereka ngepos secara sembunyi2 disana itu apa? apakah itu razia? tidak, tak ada tanda lalin di tengah jalan yang menyebutkan mereka sedang melakukan razia. mereka juga munculnya secara tiba2 dr pinggir jalan. terkesan menunggu pengemudi melanggar peraturan lalin dulu baru mereka muncul. jika mereka berniat menertibkan lalin maka ya harusnya posisi mereka tidak jauh dari lampu lalin, atau minimal memberi tanda lah kalo mereka ada di situ. dengan begitu lalin tertib, dan kedua belah pihak sama2 enak. kecuali jika mereka memang berniat menjebak pengemudi
-jika ada yang gag beres atau ganjil jangan takut bersuara. kalo perlu foto TKP atau mereka sebagai barang bukti untuk diadukan. dengan catatan mereka melakukan kesalahan dalam prosedur tilang. di kejadian yang saya alamin tadi kesalahan mereka adalah mereka berhenti di area terlarang(dilarang parkir)
-hapalkan nama mereka dan no polisi kendaraan mereka. Saya sudah mengantongi no pol mereka yaitu 3251 X. cari tau juga area mereka dalam wilayah polsek mana.
Demikian gan pengalaman ane.
jika ini memberi inspirasi dan anda rasa menarik bolehlah saya disambit ini
saya gag mengaharap bata, saya cuman sekedar share aja apa yang saya alamin
terimakasih untuk waktu dan kesediannya membaca, semoga ini dapat menjadi pengalaman untuk kita semua
Langganan:
Postingan (Atom)