MEDAN - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Medan yang ke-421 setidaknya menghabiskan dana Rp1 miliar. Meski demikian dana tersebut diakui bukan bersumber dari APBD Kota Medan. Dana tersebut sebagian besar akan dialokasikan untuk menyantuni para pedagang.
“Untuk HUT yang ke-421 ini Pemkot Medan menghabiskan dana lebih dari Rp1 miliar. Saya akan memberikan bantuan Rp1 juta kepada 50 pedagang di setiap kecamatan. Jadi total ada 1.050 pedagang,” beber Wali Kota Medan Rahudman Harahap seusai menghadiri Rapat Paripurna Istimewa menyambut HUT Kota Medan ke-421 di Kantor DPRD Medan, Jalan Raden Saleh, Kamis (30/6/2011).
Rahudman menjelaskan, dana tersebut bukan bersumber dari APBD 2011 Pemkot Medan, melainkan bantuan sejumlah instansi pemerintahan. Bagi penyumbang nantinya juga akan mendapat penghargaan.
“Jujur saja, tak ada uang APBD. Itu adalah bantuan dari teman-teman kita, dari Jamsostek, Pelindo, PTPN, PGN, BNI, dan lainnya, mereka mau berpartisipasi. Kita komitmen siapa yang telah memberikan bantuan kita beri pin penghargaan," tambahnya.
Selain memberikan sumbangan, Perayaan HUT Kota Medan juga akan dimeriahkan dengan pentas seni yang menampilkan sejumlah artis. Pesta budaya dan pesta kembang api juga akan dihelat. Perayaan akan berlangsung selama 2 hari yakni 30 Juni dan 1 Juli 2011 di sejumlah titik, termasuk Lapangan Benteng.
Kamis, 30 Juni 2011
anak orang kaya haram di sekolah negri
INILAH.COM, Jakarta - Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) menolak rencana fatwa MUI yang mengharamkan orang kaya membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi alias premium.
“Kami menolak fatwa itu. Karena itu bertentangan dengan fakta di lapangan serta bertentangan dengan problema yang terjadi di lapangan yakni liberalsasi,” ujar Juru Bicara HTI, Muhammad Ismail Yusanto di Stadion Lebak Bulus, Rabu (29/6/2011).
Ismail melanjutkan HTI berpendapat bahwa minyak dan gas adalah milik umum sesuai dalam konsepsi Islam dengan istilah kepemilkan. Ia menambahkan kepemilikan itu dibagi atas kepemilikan individu, kepemilikan umum dan kepemilikan negara.
“Energi di bumi Indonesia adalah milik umum. Sementara negara wajib mengelola atas nama rakyat dan hasilnya dikembalikan kepada rakyat,” tegasnya.
Selain itu HTI juga mempertanyakan apa sebenarnya arti dari istilah subsidi tersebut. Menurutnya ada kekeliruan dalam mengartikan istilah tersebut. “Ini adalah istilah yang keliru, karena negara wajib untuk mengurus rakyatnya membiayai kebutuhan pendidikan, kesehatan termasuk mengelola milik rakyat dan dikembalikan ke rakyat,” katanya.
Lebih lanjut dia mengatakan kalau memang kata subsidi artinya hanya diperuntukan untuk masyarakat miskin, maka seharusnya orang-orang kaya tidak boleh menyekolahkan anaknya di sekolah Dasar Negeri. “Sebab kan gratis, mestinya anak orang kaya tidak boleh sekolah di SD Negeri. Di Puskesmas juga begitu,” ujarnya.
HTI menganggap seharusnya MUI mengeluarkan fatwa pengharaman liberalisasi migas yang saat ini justru itulah yang menjadi akar masalah sulitnya BBM di Indonesia “Ini bertentangan dengan akar masalah. Seharusnya MUI mengeluarkan fatwa pengharaman liberalisasi migas oleh pemerintah,” tegasnya.
“Kami menolak fatwa itu. Karena itu bertentangan dengan fakta di lapangan serta bertentangan dengan problema yang terjadi di lapangan yakni liberalsasi,” ujar Juru Bicara HTI, Muhammad Ismail Yusanto di Stadion Lebak Bulus, Rabu (29/6/2011).
Ismail melanjutkan HTI berpendapat bahwa minyak dan gas adalah milik umum sesuai dalam konsepsi Islam dengan istilah kepemilkan. Ia menambahkan kepemilikan itu dibagi atas kepemilikan individu, kepemilikan umum dan kepemilikan negara.
“Energi di bumi Indonesia adalah milik umum. Sementara negara wajib mengelola atas nama rakyat dan hasilnya dikembalikan kepada rakyat,” tegasnya.
Selain itu HTI juga mempertanyakan apa sebenarnya arti dari istilah subsidi tersebut. Menurutnya ada kekeliruan dalam mengartikan istilah tersebut. “Ini adalah istilah yang keliru, karena negara wajib untuk mengurus rakyatnya membiayai kebutuhan pendidikan, kesehatan termasuk mengelola milik rakyat dan dikembalikan ke rakyat,” katanya.
Lebih lanjut dia mengatakan kalau memang kata subsidi artinya hanya diperuntukan untuk masyarakat miskin, maka seharusnya orang-orang kaya tidak boleh menyekolahkan anaknya di sekolah Dasar Negeri. “Sebab kan gratis, mestinya anak orang kaya tidak boleh sekolah di SD Negeri. Di Puskesmas juga begitu,” ujarnya.
HTI menganggap seharusnya MUI mengeluarkan fatwa pengharaman liberalisasi migas yang saat ini justru itulah yang menjadi akar masalah sulitnya BBM di Indonesia “Ini bertentangan dengan akar masalah. Seharusnya MUI mengeluarkan fatwa pengharaman liberalisasi migas oleh pemerintah,” tegasnya.
OMG!!! saudi ancammemiliki nuklir bila ira punya nukllir
Arab Saudi telah memperingatkan NATO bahwa negara itu akan mewujudkan kebijakan yang dapat mengarah kepada "konsekuensi tak terperikan yang mungkin dramatis" jika Iran memiliki senjata nuklir, demikian laporan satu harian Inggris, Rabu (29/6).
Surat kabar Guardian mengutip Pangeran Turki al-Faisal, mantan kepala dinas intelijen Arab Saudi dan duta besar untuk Washington serta Inggris, saat ia berbicara dengan para pejabat NATO awal Juni dalam pertemuan yang tak disebarkanluaskan di satu pangkalan udara Inggris.
Pangeran Turki tak menjabarkan apa kebijakan tersebut, tapi Guardian dengan mengutip seorang pejabat Arab Saudi yang tak disebutkan jatidirinya melaporkan pangeran itu mengatakan senjata nuklir Iran akan memaksa negara di Jazirah Arab tersebut untuk mengembangkan senjata nuklirnya sendiri.
"Kami tak bisa hidup dalam situasi Iran memiliki senjata nuklir dan kami tidak ... Jika Iran membuat senjata nuklir, itu kami takkan dapat menerima itu dan kami harus mengikuti tindakan tersebut," kata pejabat itu, yang dikutip Guardian --sebagaimana dilaporkan Reuters, yang dipantau ANTARA di Jakarta, Kamis.
Iran menyatakan program nuklirnya bertujuan damai, tapi Arab Saudi, negara lain di Teluk, Israel dan Barat khawatir Republik Islam itu sedang berusaha membuat senjata nuklir.
Rabu pagi (29/6), Inggris menuduh Iran melakukan percobaan terselubung satu rudal yang dapat membawa hulu ledak nuklir, dalam pelanggaran terhadap satu resolusi PBB. Namun Teheran segera membantah tuduhan itu.
Arab Saudi, negara Sunni, dan tetangganya di Teluk, yang juga berfaham Sunni, memandang Iran --negara Syiah-- dengan sikap curiga, dan menuduh negara Persia tersebut mencampuri urusan di Jazirah Arab guna meningkatkan pengaruhnya. Lagi-lagi Iran membantah tuduhan itu.
Surat kabar Guardian mengutip Pangeran Turki al-Faisal, mantan kepala dinas intelijen Arab Saudi dan duta besar untuk Washington serta Inggris, saat ia berbicara dengan para pejabat NATO awal Juni dalam pertemuan yang tak disebarkanluaskan di satu pangkalan udara Inggris.
Pangeran Turki tak menjabarkan apa kebijakan tersebut, tapi Guardian dengan mengutip seorang pejabat Arab Saudi yang tak disebutkan jatidirinya melaporkan pangeran itu mengatakan senjata nuklir Iran akan memaksa negara di Jazirah Arab tersebut untuk mengembangkan senjata nuklirnya sendiri.
"Kami tak bisa hidup dalam situasi Iran memiliki senjata nuklir dan kami tidak ... Jika Iran membuat senjata nuklir, itu kami takkan dapat menerima itu dan kami harus mengikuti tindakan tersebut," kata pejabat itu, yang dikutip Guardian --sebagaimana dilaporkan Reuters, yang dipantau ANTARA di Jakarta, Kamis.
Iran menyatakan program nuklirnya bertujuan damai, tapi Arab Saudi, negara lain di Teluk, Israel dan Barat khawatir Republik Islam itu sedang berusaha membuat senjata nuklir.
Rabu pagi (29/6), Inggris menuduh Iran melakukan percobaan terselubung satu rudal yang dapat membawa hulu ledak nuklir, dalam pelanggaran terhadap satu resolusi PBB. Namun Teheran segera membantah tuduhan itu.
Arab Saudi, negara Sunni, dan tetangganya di Teluk, yang juga berfaham Sunni, memandang Iran --negara Syiah-- dengan sikap curiga, dan menuduh negara Persia tersebut mencampuri urusan di Jazirah Arab guna meningkatkan pengaruhnya. Lagi-lagi Iran membantah tuduhan itu.
tilang menilang
Rabu, 12 Januari 2011 pukul 00.30-01.00 wib
Lokasi : Lampu Lalin Perempatan utara Galaxy (sebelah kampus C UNAIR)
Jam kejadian : estimasi 00.30-01.00 wib
Kejadian :
Jam setengah duabelas malam ketika saya pulang dr cangkrukan di daerah kalijudan (bersama 4 orang termasuk saya) menuju gubeng dharmawangsa, kos saya.
ketika melewati lampu merah perempatan kampus c saya yang dibonceng teman saya tersentak kaget ketika teman saya mengerem mendadak. Spontan saya yang sliut2 setengah ngantuk langsung kaget.
di depan saya ada 3 POLISI BERSERAGAM DINAS DAN MEMAKAI ROMPI HIJAU datang secara tiba2 dr kiri jalan.
2 polisi membawa semacam lampu merah putih(maaf saya kurang tahu nama nya, yang jelas itu lampu yang dipakai ketika ada peringatan tuk pelan2/hati2)
dan 1 polisi membawa kayu rotan, entah saya tak mengerti apa maksudnya. mungkin mau dipake untuk menghentikan para pengemudi yg akan mereka cegat
dan kami diarahkan ke pinggir untuk diperiksa kelengkapannya
ok semua beres dan saya kira selesai, ternyata tidak
salah seorang polisi membuka bagasi mobilnya dan mengambil surat tilang, dia menyebutkan kalo kami menerobos lampu merah
dan ternyata teman saya tak menolak tuduhan tersebut
disini saya mulai merasa kejanggalan atau lebih tepatnya mengarah ke kerasionalitasan
Pertama, saya tidak tahu apa motif polisi yg berjaga disitu. yang jelas tidak ada tanda2 sedang dilakukan pemeriksaan/razia/operasi
kedua mengapa mereka terkesan "menjebak" atau jika diperjelas "menunggu pengemudi tuk melanggar dahulu" dengan jalan mereka tidak menandakan kehadiran mereka. minimal kan isa berdiri di pinggir jalan biar keliatan dr berbagai sisi atau menyalakan lampu rotary mereka.
akhirnya mereka berbicara ke kedua teman saya yg memiliki motor. mereka menjelaskan step2 sidang dan "memberitahu" kalo terlamabat sidang akan dikenai denda lagi. akhirnya kami rundingan apakah salah satu dr kami berempat mampu hadir di sidang tanggal 21 jan nanti.
ternyata kami semua ragu bisa apa gag.
disaat itu saya menemukan HAL GANJIL
TEPAT 5-7 meter dari mobil polisi tersebut terdapat tanda lalin P DISILANG alias DILARANG PARKIR
Kondisi mobil Polisi saat itu tepat di seberang jalan dengan posisi mobil masuk ke tanjakan depan halaman rumah orang. disebelah mobil tersebut terdapat sedikit ranting pohon yang menutupi keberadaan mobil polisi tersebut jika kita berangkat dr arah kalijudan
Spontan saya menanyakan ke polisi yg bertubuh kurus(kita sebut saja polisi B).
Saya(S) : "loh mas, itu tanda dilarang parkir berlaku gag? artinya mobil ataupun motor gag boleh diberhentikan dan parkir di area tanda lalin tersebut kan"?
Polisi B (P.B) : "oh iya mas tapi kalo buat ngepos tidak apa2"
S : loh? jadi ada pembedaan dong mas? polisi doang yang boleh? kalo gitu diperjelas aja mas keterangannya dibawah rambu ditulis "KECUALI POLISI" gt mas.
P.B : wah ya gag bisa mas ini kan tugas mas jadi tidak apa2
S : oh gitu ya mas
(saya melihat teman saya yg sedang ngurus surat di depan mobil dengan salah satu polisi yang menulis data2 surat tilang. saya pun teringat trit di kaskus soal tilang2an. lalu saya ke seberang jalan dan mengeluarkan hape saya dengan maksud memotret rambu dilarang parkir dan mobil polisi tersebut.
lalu P.B mengetahui saya akan memotret segera memanggil saya)
P.B : heh mas, sedang ngapain kamu ngeluarin kamera?
S: mau motret mas (uda jelas tau bawa kamera masih aja tanya mau ngapain )
P.B : (dengan nada tinggi) mas bawa sini kameranya!
S : lah? napa pak?
P.B : Itu bawa kameranya kesini, jangan motret sembarangan! (masih dengan nada tinggi)
(saya yang spontan agak gugup karena selain kamera hape saya lemot eh kok ya sialnya pas saya buka kamera masuk ke mode video, loading merubah ke mode kamera jd lama)
S : Saya gag motret sembarangan kok pak, lagian kenapa emang kalo saya motret?
(polisi maju menghampiri saya, reflek saya gag fokus untuk motret keadaan di sekitar TKP)
P.B : sini saya lihat kameranya!
S : untuk apa pak?
P.B : sini mana kameranya, saya mau liat! (nada lebih tinggi)
S : ini (menunjukan kamera, saya gag memberinya karna dia kan cuma minta liat )
P.B : (mulai emosi) mana saya liat hapenya!
S : ini, silakan diliat! (nada mulai tinggi juga)
P.B : saya mau lihat foto hasil motret kamu tadi, kamu ini dilarang ambil foto sembarangan! (nada menggertak)
S : lah saya motret jalan kok pak!apa yang salah?
P.B : kamu mengambil gambar saya tanpa ijin!
S : yaelag ge-er amat pak! saya ngambil gambar rambu aja kok pak, itukan fasilitas umum!
(polisi B diem sejenak, sepertinya dia kehabisan kata)
lalu dia ngomong ke Polisi C dan melaporkan kalo saya protes, lalu saya dipanggil ke Polisi C yang sedang menulis data2 tilang
Polisi C (P.C) : heh kamu sini! (langsung membentak)
S : ya, ada apa pak?
P.B : itu pak dia protes terus daritadi!
P.C : kamu protes apa hah?!
S : saya protes apa emang pak?
P.C : Loh! kamu tadi itu rame2 dengan P.B itu protes apa? (makin tinggi nadanya)
S : (ikutan tinggi) loh bapak gag tau saya protes apa kok seenaknya nuduh saya! bapak tanya ke teman bapak aja saya protes apa!
(P.B diem aja)
(P.C mulai maen kontak fisik, dia narik jaket saya, langsung saya elak)
S : eh apa2an ini pake narik2 jaket saya segala? (nada tinggi, emosi gan saya gag salah apa2 kok maen tarik aja )
P.C : Siapa yang narik jaket kamu hah?! (nada tinggi)
S : heh! laitu barusan anda ngapain? apa lupa atau pura2 gag tau? (sambil nunjuk ke lengan jaket kiri saya yang ditarik)
P.C : eh kamu gag sopan ya ma aparat! (mungkin dia emosi karena saya main tunjuk2)
S : gag sopan gimana pak? anda yang mulai duluan kok narik2 jaket saya!
P.C : saya tadi tidak mnarik! tanya ke teman2 kamu!
(teman2 saya diem aja gan, gtw napa )
S : eh saya yang ngalamin pak! barusan bapak itu narik jaket saya! ngapain pake narik2 segala?
P.C : (tetep keukeuh gag mau ngakuin) say tadi gag narik kok! gini aja(memperagakan mendorong lengan kiri saya)
( lah ne orang malah menjerumuskan dirinya ke kalimat yg salah)
S : pak td anda narik jaket saya sekarang anda ngakunya ndorong! menurut bapak bedanya dimana? tetep aja itu kontak fisik!
(P.C maju nantangin saya, saya tetep di posisi saya)
P.C : kamu kurang ajar ya ma polisi! (nada emosi)
S : loh pak kalo bapak sopan saya juga sopan pak!
(terjadi peleraian, saya dipegangin P.B dan teman saya. tangan saya dipegang P.B dan teman saya megangin bdan saya. saya dibawa menjauh dari P.C)
lalu datanglah Polisi A (P.A) yang daritadi melihat dr jauh
P.A : ada apa ini mas? tolong mas tenang
S : saya uda tenang pak, teman bapak yang mulai kok.
P.A : oh kamu mau mukul dia? pukul aja ayo pukul! (malah nyuruh saya mukul temennya gan )
S : eh pak, sapa juga yg mau pukul2an? saya daritadi dipegangin tu emang keliatanya mau mukulin orang ya?
(P.A diem sejenak)
lalu saya pun dibawa ke seberang jalan, sementara PC melanjutkan tugasnya di sebelah kap mobil polisi untuk mendata surat tilang teman saya)
P.A : ada sih mas? kok jadi rame kek gini?
S : loh saya cuma membela diri pak, temen anda tadi narik2 jaket saya. ya saya gag suka aja dengan perlakuan kek gt.
P.A : gini loh mas(mulai bernada tenang) kamu td tu melanggar aturan lalin yaitu menerobos lampu merah jd uda sewajarnya ditilang
S : loh saya juga tau pak, aturan itu emang benar adanya kok dan kami memang melanggar. saya tadi cuma mau motret jalan trus gtw napa saya dipanggil temen bapak.
P.B : dia tadi mau moto tanpa ijin pak! makanya saya larang (sambil nunjuk tanda dilarang parkir)
P.A : (ngajakin ngomong basa daerah) Ngene loh jeh(artinya kurang lebih seperti: begini loh cuy)
S : Oh iyo, yo po jeh? (=oh iya, gimana cuy)
P.B : Heh kamu yang sopan kalo bicara ma aparat (narik bajunya, mksdnya nunjukin badge nya kali)
Teman saya(TS) ; loh bapaknya kok yang mulai ngajak manggil "jeh"
(P.B diem, PA juga gag isa nyangkal)
P.A : begini loh mas, anda tau gag bedanya tanda S dan P?
S ; oh iya, gmana pak emang?
P.A : loh anda gag tau apa?
S ; saya tau, saya ingin penjelasan dari bapak kok
P.A : jadi kalo Parkir itu berhenti dan kunci serta orang di dalam mobil tidak ada. nah kalo tanda S itu cuma berhenti aja
S : (melirik) lah itu didalam mobil masih ada orang apa pak? ato gag ada orang juga? (sambil melirik ke tanda dilarang parkir)
P.A : iya tapi kami uda parkir di belakang garis ini jadi gag papa dan uda bener.
S : oh iya gt pa pak? jadi boleh parkir gt ya walau ada tanda dilarang parkir?
(tiba2 P,B nyolot)
P.B : rumah kmu mana?
S : kenapa emang? apa hubungannya?
P.B : tinggal dimana kok!
S ; iya saya tanya dulu napa anda pengen tau alamat saya
(PA menyuruh PB diem)
PA : kamu kuliah dimana?
S : Unair pak (untung gag nanya semester berapa )
(PA mulai nanyakan asal usul. ternyata dia berasal satu kota ma saya. pembicaraan mulai tenang berjalan karena saya merasa simpati ke temen daerah)
(PB nyolot lagi, saya lupa gan dia td nyolot paan)
S : eh pak! saya ini sedang ngobrol dengan senior anda! anda kok nyolot mulu dih drtadi! . saya kan jadi bingung mau njawab siapa dulu. lagian anda punya tatakrama komunikasi kaga? apa sopan menyela pembicaraan orang lain?
PB : Bingung mas?? bingung ya pegangan pohon!
P.A : uda PB! diem saja kamu!!
S : kayak gt mas ya mas jawaban dr seorang polisi ketika ditanya? nama anda siapa mas saya pengen tau(kli ini saya ngadep ke PB)
P.B : ada apa?
S : biar saya tau mas saya sedang ngomong dengan polisi siapa (cuma ngingetin, polisinya kan pake rompi ijo jd kaga keliatan namanya)
P.B : Gag perlu tau kamu siapa nama saya (sambil senyum sinis)
S : oh gt ya mas? baguslah anda sekarang tau kan alesannya kenapa tadi saya gag mau jawab tanya anda. ya kyak gt mas rasanya (senyum juga dengan sinis )
(PB diem, PA pun juga diem)
P.A : uda uda PB kamu diem saja jangan ikutan lagi! (nada emosi ke PB). jadi gini lo mas, kita itu disini cuman menjalankan tugas saja jadi ya mohon dimengerti mas kalo kita parkir disini. saya cuman lulusan SMA mas dan anda kuliah, anda pasti ngerti maksud saya mas.
S : ah sama mas, saya juga lulusan SMA dan sekarang lagi kuliah. jd kita sama2 lulusan SMA
P.A : iya mas, saya tau anda dari keluarga mampu(muai ngelantur ne polisinya pake ngebhas2 kondisi finansial) makanya anda kuliah. itu motornya aja KLX(nunjuk motor trail yang dipake temen saya)
S : ah kata sapa mas saya mampu, disini lo saya yang gag punya motor sendiri. itu motor temen saya (seketika PA diem)
(temen saya memanggil saya, dia bilang kalo urusan uda selesai dan ngajakin segera cabut)
S : baik pak sepertinya urusan temen saya uda selesai, saya tau kami melanggar tapi yang harap diketahui disini kita harus sama2 menegakan peraturan yang ada. mau anda polisi atau gag sama saja. tolong juga ya mas bukannya saya sok bener atau menghakimi , itu junior anda tolong dibenahi kelakuannya. masa nanggepin orang kek gitu caranya
P.A : iya mas nanti akan saya beri tau. mhon maaf mas atas kejadian tadi
S : ah saya yang harus minta maaf mas, orang yang melanggar kita kok. cuman mungkin lokasi anda aja yang kurang tepat. baik saya mohon pamit dulu mas. met malam
(salaman dengan P.A dan P.B)
Hehe panjang amat yak gan
cerita masih berlanjut neh
. pas otw pulang teman2 saya pada heran dan ketawa2. mereka sampe tertegun pas lihat saya debat dengan 3 polisi tadi. mereka juga bilang berkat saya tilangnya jd kena 20rb per motor, pdhal jika normal isa kena 50rb per motor.
Disini mksd cerita saya bukan untuk pamer atau membanggakan diri
saya cuman pengen sahare aja apa yang uda saya alamin
kelak bila sodara mengalamin hal yang sama sodara mampu menguasai keadaan
Berikut poin2 yang saya ambil dari kejadian tadi :
-Penjelasan polisi tentang alasan parkir sangat plin plan. pertama bilang ngepos gpp, kedua mereka bilang kalo itu bukan parkir tapi berhenti(lah apa bedanya parkir ma berhenti
)
-Saya meragukan adanya surat tugas mereka. saya juga bingung motif mereka ngepos secara sembunyi2 disana itu apa? apakah itu razia? tidak, tak ada tanda lalin di tengah jalan yang menyebutkan mereka sedang melakukan razia. mereka juga munculnya secara tiba2 dr pinggir jalan. terkesan menunggu pengemudi melanggar peraturan lalin dulu baru mereka muncul. jika mereka berniat menertibkan lalin maka ya harusnya posisi mereka tidak jauh dari lampu lalin, atau minimal memberi tanda lah kalo mereka ada di situ. dengan begitu lalin tertib, dan kedua belah pihak sama2 enak. kecuali jika mereka memang berniat menjebak pengemudi
-jika ada yang gag beres atau ganjil jangan takut bersuara. kalo perlu foto TKP atau mereka sebagai barang bukti untuk diadukan. dengan catatan mereka melakukan kesalahan dalam prosedur tilang. di kejadian yang saya alamin tadi kesalahan mereka adalah mereka berhenti di area terlarang(dilarang parkir)
-hapalkan nama mereka dan no polisi kendaraan mereka. Saya sudah mengantongi no pol mereka yaitu 3251 X. cari tau juga area mereka dalam wilayah polsek mana.
Demikian gan pengalaman ane.
jika ini memberi inspirasi dan anda rasa menarik bolehlah saya disambit ini
saya gag mengaharap bata, saya cuman sekedar share aja apa yang saya alamin
terimakasih untuk waktu dan kesediannya membaca, semoga ini dapat menjadi pengalaman untuk kita semua
Lokasi : Lampu Lalin Perempatan utara Galaxy (sebelah kampus C UNAIR)
Jam kejadian : estimasi 00.30-01.00 wib
Kejadian :
Jam setengah duabelas malam ketika saya pulang dr cangkrukan di daerah kalijudan (bersama 4 orang termasuk saya) menuju gubeng dharmawangsa, kos saya.
ketika melewati lampu merah perempatan kampus c saya yang dibonceng teman saya tersentak kaget ketika teman saya mengerem mendadak. Spontan saya yang sliut2 setengah ngantuk langsung kaget.
di depan saya ada 3 POLISI BERSERAGAM DINAS DAN MEMAKAI ROMPI HIJAU datang secara tiba2 dr kiri jalan.
2 polisi membawa semacam lampu merah putih(maaf saya kurang tahu nama nya, yang jelas itu lampu yang dipakai ketika ada peringatan tuk pelan2/hati2)
dan 1 polisi membawa kayu rotan, entah saya tak mengerti apa maksudnya. mungkin mau dipake untuk menghentikan para pengemudi yg akan mereka cegat
dan kami diarahkan ke pinggir untuk diperiksa kelengkapannya
ok semua beres dan saya kira selesai, ternyata tidak
salah seorang polisi membuka bagasi mobilnya dan mengambil surat tilang, dia menyebutkan kalo kami menerobos lampu merah
dan ternyata teman saya tak menolak tuduhan tersebut
disini saya mulai merasa kejanggalan atau lebih tepatnya mengarah ke kerasionalitasan
Pertama, saya tidak tahu apa motif polisi yg berjaga disitu. yang jelas tidak ada tanda2 sedang dilakukan pemeriksaan/razia/operasi
kedua mengapa mereka terkesan "menjebak" atau jika diperjelas "menunggu pengemudi tuk melanggar dahulu" dengan jalan mereka tidak menandakan kehadiran mereka. minimal kan isa berdiri di pinggir jalan biar keliatan dr berbagai sisi atau menyalakan lampu rotary mereka.
akhirnya mereka berbicara ke kedua teman saya yg memiliki motor. mereka menjelaskan step2 sidang dan "memberitahu" kalo terlamabat sidang akan dikenai denda lagi. akhirnya kami rundingan apakah salah satu dr kami berempat mampu hadir di sidang tanggal 21 jan nanti.
ternyata kami semua ragu bisa apa gag.
disaat itu saya menemukan HAL GANJIL
TEPAT 5-7 meter dari mobil polisi tersebut terdapat tanda lalin P DISILANG alias DILARANG PARKIR
Kondisi mobil Polisi saat itu tepat di seberang jalan dengan posisi mobil masuk ke tanjakan depan halaman rumah orang. disebelah mobil tersebut terdapat sedikit ranting pohon yang menutupi keberadaan mobil polisi tersebut jika kita berangkat dr arah kalijudan
Spontan saya menanyakan ke polisi yg bertubuh kurus(kita sebut saja polisi B).
Saya(S) : "loh mas, itu tanda dilarang parkir berlaku gag? artinya mobil ataupun motor gag boleh diberhentikan dan parkir di area tanda lalin tersebut kan"?
Polisi B (P.B) : "oh iya mas tapi kalo buat ngepos tidak apa2"
S : loh? jadi ada pembedaan dong mas? polisi doang yang boleh? kalo gitu diperjelas aja mas keterangannya dibawah rambu ditulis "KECUALI POLISI" gt mas.
P.B : wah ya gag bisa mas ini kan tugas mas jadi tidak apa2
S : oh gitu ya mas
(saya melihat teman saya yg sedang ngurus surat di depan mobil dengan salah satu polisi yang menulis data2 surat tilang. saya pun teringat trit di kaskus soal tilang2an. lalu saya ke seberang jalan dan mengeluarkan hape saya dengan maksud memotret rambu dilarang parkir dan mobil polisi tersebut.
lalu P.B mengetahui saya akan memotret segera memanggil saya)
P.B : heh mas, sedang ngapain kamu ngeluarin kamera?
S: mau motret mas (uda jelas tau bawa kamera masih aja tanya mau ngapain )
P.B : (dengan nada tinggi) mas bawa sini kameranya!
S : lah? napa pak?
P.B : Itu bawa kameranya kesini, jangan motret sembarangan! (masih dengan nada tinggi)
(saya yang spontan agak gugup karena selain kamera hape saya lemot eh kok ya sialnya pas saya buka kamera masuk ke mode video, loading merubah ke mode kamera jd lama)
S : Saya gag motret sembarangan kok pak, lagian kenapa emang kalo saya motret?
(polisi maju menghampiri saya, reflek saya gag fokus untuk motret keadaan di sekitar TKP)
P.B : sini saya lihat kameranya!
S : untuk apa pak?
P.B : sini mana kameranya, saya mau liat! (nada lebih tinggi)
S : ini (menunjukan kamera, saya gag memberinya karna dia kan cuma minta liat )
P.B : (mulai emosi) mana saya liat hapenya!
S : ini, silakan diliat! (nada mulai tinggi juga)
P.B : saya mau lihat foto hasil motret kamu tadi, kamu ini dilarang ambil foto sembarangan! (nada menggertak)
S : lah saya motret jalan kok pak!apa yang salah?
P.B : kamu mengambil gambar saya tanpa ijin!
S : yaelag ge-er amat pak! saya ngambil gambar rambu aja kok pak, itukan fasilitas umum!
(polisi B diem sejenak, sepertinya dia kehabisan kata)
lalu dia ngomong ke Polisi C dan melaporkan kalo saya protes, lalu saya dipanggil ke Polisi C yang sedang menulis data2 tilang
Polisi C (P.C) : heh kamu sini! (langsung membentak)
S : ya, ada apa pak?
P.B : itu pak dia protes terus daritadi!
P.C : kamu protes apa hah?!
S : saya protes apa emang pak?
P.C : Loh! kamu tadi itu rame2 dengan P.B itu protes apa? (makin tinggi nadanya)
S : (ikutan tinggi) loh bapak gag tau saya protes apa kok seenaknya nuduh saya! bapak tanya ke teman bapak aja saya protes apa!
(P.B diem aja)
(P.C mulai maen kontak fisik, dia narik jaket saya, langsung saya elak)
S : eh apa2an ini pake narik2 jaket saya segala? (nada tinggi, emosi gan saya gag salah apa2 kok maen tarik aja )
P.C : Siapa yang narik jaket kamu hah?! (nada tinggi)
S : heh! laitu barusan anda ngapain? apa lupa atau pura2 gag tau? (sambil nunjuk ke lengan jaket kiri saya yang ditarik)
P.C : eh kamu gag sopan ya ma aparat! (mungkin dia emosi karena saya main tunjuk2)
S : gag sopan gimana pak? anda yang mulai duluan kok narik2 jaket saya!
P.C : saya tadi tidak mnarik! tanya ke teman2 kamu!
(teman2 saya diem aja gan, gtw napa )
S : eh saya yang ngalamin pak! barusan bapak itu narik jaket saya! ngapain pake narik2 segala?
P.C : (tetep keukeuh gag mau ngakuin) say tadi gag narik kok! gini aja(memperagakan mendorong lengan kiri saya)
( lah ne orang malah menjerumuskan dirinya ke kalimat yg salah)
S : pak td anda narik jaket saya sekarang anda ngakunya ndorong! menurut bapak bedanya dimana? tetep aja itu kontak fisik!
(P.C maju nantangin saya, saya tetep di posisi saya)
P.C : kamu kurang ajar ya ma polisi! (nada emosi)
S : loh pak kalo bapak sopan saya juga sopan pak!
(terjadi peleraian, saya dipegangin P.B dan teman saya. tangan saya dipegang P.B dan teman saya megangin bdan saya. saya dibawa menjauh dari P.C)
lalu datanglah Polisi A (P.A) yang daritadi melihat dr jauh
P.A : ada apa ini mas? tolong mas tenang
S : saya uda tenang pak, teman bapak yang mulai kok.
P.A : oh kamu mau mukul dia? pukul aja ayo pukul! (malah nyuruh saya mukul temennya gan )
S : eh pak, sapa juga yg mau pukul2an? saya daritadi dipegangin tu emang keliatanya mau mukulin orang ya?
(P.A diem sejenak)
lalu saya pun dibawa ke seberang jalan, sementara PC melanjutkan tugasnya di sebelah kap mobil polisi untuk mendata surat tilang teman saya)
P.A : ada sih mas? kok jadi rame kek gini?
S : loh saya cuma membela diri pak, temen anda tadi narik2 jaket saya. ya saya gag suka aja dengan perlakuan kek gt.
P.A : gini loh mas(mulai bernada tenang) kamu td tu melanggar aturan lalin yaitu menerobos lampu merah jd uda sewajarnya ditilang
S : loh saya juga tau pak, aturan itu emang benar adanya kok dan kami memang melanggar. saya tadi cuma mau motret jalan trus gtw napa saya dipanggil temen bapak.
P.B : dia tadi mau moto tanpa ijin pak! makanya saya larang (sambil nunjuk tanda dilarang parkir)
P.A : (ngajakin ngomong basa daerah) Ngene loh jeh(artinya kurang lebih seperti: begini loh cuy)
S : Oh iyo, yo po jeh? (=oh iya, gimana cuy)
P.B : Heh kamu yang sopan kalo bicara ma aparat (narik bajunya, mksdnya nunjukin badge nya kali)
Teman saya(TS) ; loh bapaknya kok yang mulai ngajak manggil "jeh"
(P.B diem, PA juga gag isa nyangkal)
P.A : begini loh mas, anda tau gag bedanya tanda S dan P?
S ; oh iya, gmana pak emang?
P.A : loh anda gag tau apa?
S ; saya tau, saya ingin penjelasan dari bapak kok
P.A : jadi kalo Parkir itu berhenti dan kunci serta orang di dalam mobil tidak ada. nah kalo tanda S itu cuma berhenti aja
S : (melirik) lah itu didalam mobil masih ada orang apa pak? ato gag ada orang juga? (sambil melirik ke tanda dilarang parkir)
P.A : iya tapi kami uda parkir di belakang garis ini jadi gag papa dan uda bener.
S : oh iya gt pa pak? jadi boleh parkir gt ya walau ada tanda dilarang parkir?
(tiba2 P,B nyolot)
P.B : rumah kmu mana?
S : kenapa emang? apa hubungannya?
P.B : tinggal dimana kok!
S ; iya saya tanya dulu napa anda pengen tau alamat saya
(PA menyuruh PB diem)
PA : kamu kuliah dimana?
S : Unair pak (untung gag nanya semester berapa )
(PA mulai nanyakan asal usul. ternyata dia berasal satu kota ma saya. pembicaraan mulai tenang berjalan karena saya merasa simpati ke temen daerah)
(PB nyolot lagi, saya lupa gan dia td nyolot paan)
S : eh pak! saya ini sedang ngobrol dengan senior anda! anda kok nyolot mulu dih drtadi! . saya kan jadi bingung mau njawab siapa dulu. lagian anda punya tatakrama komunikasi kaga? apa sopan menyela pembicaraan orang lain?
PB : Bingung mas?? bingung ya pegangan pohon!
P.A : uda PB! diem saja kamu!!
S : kayak gt mas ya mas jawaban dr seorang polisi ketika ditanya? nama anda siapa mas saya pengen tau(kli ini saya ngadep ke PB)
P.B : ada apa?
S : biar saya tau mas saya sedang ngomong dengan polisi siapa (cuma ngingetin, polisinya kan pake rompi ijo jd kaga keliatan namanya)
P.B : Gag perlu tau kamu siapa nama saya (sambil senyum sinis)
S : oh gt ya mas? baguslah anda sekarang tau kan alesannya kenapa tadi saya gag mau jawab tanya anda. ya kyak gt mas rasanya (senyum juga dengan sinis )
(PB diem, PA pun juga diem)
P.A : uda uda PB kamu diem saja jangan ikutan lagi! (nada emosi ke PB). jadi gini lo mas, kita itu disini cuman menjalankan tugas saja jadi ya mohon dimengerti mas kalo kita parkir disini. saya cuman lulusan SMA mas dan anda kuliah, anda pasti ngerti maksud saya mas.
S : ah sama mas, saya juga lulusan SMA dan sekarang lagi kuliah. jd kita sama2 lulusan SMA
P.A : iya mas, saya tau anda dari keluarga mampu(muai ngelantur ne polisinya pake ngebhas2 kondisi finansial) makanya anda kuliah. itu motornya aja KLX(nunjuk motor trail yang dipake temen saya)
S : ah kata sapa mas saya mampu, disini lo saya yang gag punya motor sendiri. itu motor temen saya (seketika PA diem)
(temen saya memanggil saya, dia bilang kalo urusan uda selesai dan ngajakin segera cabut)
S : baik pak sepertinya urusan temen saya uda selesai, saya tau kami melanggar tapi yang harap diketahui disini kita harus sama2 menegakan peraturan yang ada. mau anda polisi atau gag sama saja. tolong juga ya mas bukannya saya sok bener atau menghakimi , itu junior anda tolong dibenahi kelakuannya. masa nanggepin orang kek gitu caranya
P.A : iya mas nanti akan saya beri tau. mhon maaf mas atas kejadian tadi
S : ah saya yang harus minta maaf mas, orang yang melanggar kita kok. cuman mungkin lokasi anda aja yang kurang tepat. baik saya mohon pamit dulu mas. met malam
(salaman dengan P.A dan P.B)
Hehe panjang amat yak gan
cerita masih berlanjut neh
Disini mksd cerita saya bukan untuk pamer atau membanggakan diri
saya cuman pengen sahare aja apa yang uda saya alamin
kelak bila sodara mengalamin hal yang sama sodara mampu menguasai keadaan
Berikut poin2 yang saya ambil dari kejadian tadi :
-Penjelasan polisi tentang alasan parkir sangat plin plan. pertama bilang ngepos gpp, kedua mereka bilang kalo itu bukan parkir tapi berhenti(lah apa bedanya parkir ma berhenti
-Saya meragukan adanya surat tugas mereka. saya juga bingung motif mereka ngepos secara sembunyi2 disana itu apa? apakah itu razia? tidak, tak ada tanda lalin di tengah jalan yang menyebutkan mereka sedang melakukan razia. mereka juga munculnya secara tiba2 dr pinggir jalan. terkesan menunggu pengemudi melanggar peraturan lalin dulu baru mereka muncul. jika mereka berniat menertibkan lalin maka ya harusnya posisi mereka tidak jauh dari lampu lalin, atau minimal memberi tanda lah kalo mereka ada di situ. dengan begitu lalin tertib, dan kedua belah pihak sama2 enak. kecuali jika mereka memang berniat menjebak pengemudi
-jika ada yang gag beres atau ganjil jangan takut bersuara. kalo perlu foto TKP atau mereka sebagai barang bukti untuk diadukan. dengan catatan mereka melakukan kesalahan dalam prosedur tilang. di kejadian yang saya alamin tadi kesalahan mereka adalah mereka berhenti di area terlarang(dilarang parkir)
-hapalkan nama mereka dan no polisi kendaraan mereka. Saya sudah mengantongi no pol mereka yaitu 3251 X. cari tau juga area mereka dalam wilayah polsek mana.
Demikian gan pengalaman ane.
jika ini memberi inspirasi dan anda rasa menarik bolehlah saya disambit ini
saya gag mengaharap bata, saya cuman sekedar share aja apa yang saya alamin
terimakasih untuk waktu dan kesediannya membaca, semoga ini dapat menjadi pengalaman untuk kita semua
cerita Mp-XChelo
ANAK CULUn MASUK kaFe
di sebuah kafe yg sepi karena bakalan tutup, ada seorang anak yang terlihat culun datang, penunggu kafe tersebut menghampiri anak tersebut.
AC: anak culun
PK: penunggu kafe
PK:"hei nak, ngapain kamu ke kafe malam2 begini?"
AC:"cuma mau beli minum om, mau rootbeernya 1 ya om"
PK:"nih"
AC:"makasih ya om"
PK:"wah, duit kamu banyak juga tuh"
AC:"iya, tadi abis nemu amplop di jalan, makanya aku kesini"
PK:"boleh minta ga?"
AC:"boleh, tapi kita maen game dulu, kita taroan, yg menang, harus ngaih semua duitnya, nih ada lima ratus ribu"
PK:"oke"
AC:"tapi aku keluar dulu ya sebentar, mau nyari ide buat gamenya"
PK:"oke deh, cepet balik ya"
diluar, dia bertemu dengan sekumpulan orang yg sedang ngobrol, sambil ngobrol2, akhirnya di balik lagi dengan 1 ide gamenya"
AC:"gini om gamenya, tuh kan ada gelas di belakang om, aku mau kencing ke ge las itu, kalo aku berhasil mengisi gelas itu dari kejauhan 1 meter sampe penuh, aku dapet uang dari om, tapi kalo ga berhasil, aku akan ngasih om uangnya"
PK:"oke"
AC:"tapi om, kalo meleset ga boleh marah ya"
PK:"tapi tetep ngaih duit nya!!"
AC:"iya"
akhirnya si ana culun tersebut mulai membuka retsletingnya dan kencing, tapi di sama sekali tidak mengencingi gelas tsb, malah dia mengencingi sekitar kafe tsb, dan malah terkena ke muka penjaga kafe tersebut. tapi karena sudah membuat perjanjian akhirnya penjaga kafe tsb tidak marah karena mendapat uang, tapi anak tersebut malah tidak sedih, malah di tertawa pelan
PK:"kenapa kamu ketawa, kamu abis kehilangan uang" (dengan nada senang)
tanpa menjawabnya anak culun tersebut meninggalkan kafe tersebut, yang ternyata, dia telah membuat kesepakatan dengan sekumpulan orang di luar kafe tersebut, bahwa mereka (4 orang) akan memberikan lima ratus ribu masing2 kepada anak itu, jika dia mengencingi kafe tersebut dan muka penunggu kafe tersebut, tetapi penunggu tersebut tidak akan marah, dan akhirnya dia mendapat total 2 juta dari mereka.
COWOK NORAK
Malam Minggu.....Seorang cowok ngapel kerumah ceweknya....
Cow : "sayang aku mo nunjukkin sesuatu sm km.."
Cew : "apa..??" (kata si cewek dgn prsaan deg-degan)
Cow : "tapi boleh g qta msuk kmar dlu..?"
Cew : "boleh..!!" (ktnya dgn snyum manis bgt) stlh msuk kmar....
Cow : "bleh dtutup g pntunya..??"
Cew : "boleh..!!"
Cow : "bleh dknci g...??"
Cew : "boleh..!!" (deg-degan choy..!!)
Cow : "bleh dtutup g jndelany..?"
Cew : "boleh..!!"
Cow : "bleh dmatiin g lmpunya..??"
Cew : "boleh bgt...!!"
setelah lampu mati....
Cow : "kmu mo tau khan ap yg mo ak tnjukkin..??"
Cew : "iya chayang...!!"
Cow : "sni deh...coba kamu pgang tngan aku.."
Cew : "apa seh,,dah g sabar neh!!"
Cow : "Liat deh...jam tangan aku bisa
nyala...!!"
Cew : @#$@#$!!!!!>>
MinUM TUAK 15 GeLaS
Seorang bule yang sedang jalan-jalan ke Medan mendengar soal tuaknya orang Batak dan betapa kerasnya minuman itu. Iseng-iseng dia masuk ke sebuah kedai tuak dan menantang pengunjungnya.
"Siapa yang bisa minum 15 gelas tuak sekaligus, saya kasih uang 500 dollar", katanya sambil meletakkan uang yang dimaksud.
Semua pengunjung terdiam, tak ada yang berani melayani tantangan itu. Bahkan si Tigor yang sedang duduk di sana melangkah keluar.
30 menit kemudian Tigor terlihat kembali ke kedai itu, mendekati si bule dan bertanya, "Hei Mister! Apa tantanganmu tadi masih berlaku?"
"Masih!" jawab Bule itu.
"Ok, aku terima tantangan kau Mister," jawab Tigor.
Segeralah dideretkan 15 gelas tuak di meja. Si Tigor langsung menenggak satu demi satu gelas tuak itu tanpa henti, dan segera saja seluruh gelas kosong.
Si bule hampir tak percaya dengan apa yang dilihatnya. 15 gelas tuak habis di minum semua oleh Tigor. Diserahkannya 500 dollar itu ke tangan Tigor sambil bertanya, "Boleh saya tanya tadi waktu anda keluar, anda pergi ke mana?"
"Ooo..itu", jawab Tigor.
"Aku kan tidak tolol Mister. Sebelum menerima tantangan Mister, aku pergi ke Kedai tuak sebelah, di sana aku cobak dulu apa aku bisa..."
sekian gan.
tar ane apdet lagii crita laen ny [PART III]
bebas gan mau ngapaen d triit ane , asal kan jgn d kasiih
SEKIAN-BYMp-XChelo
di sebuah kafe yg sepi karena bakalan tutup, ada seorang anak yang terlihat culun datang, penunggu kafe tersebut menghampiri anak tersebut.
AC: anak culun
PK: penunggu kafe
PK:"hei nak, ngapain kamu ke kafe malam2 begini?"
AC:"cuma mau beli minum om, mau rootbeernya 1 ya om"
PK:"nih"
AC:"makasih ya om"
PK:"wah, duit kamu banyak juga tuh"
AC:"iya, tadi abis nemu amplop di jalan, makanya aku kesini"
PK:"boleh minta ga?"
AC:"boleh, tapi kita maen game dulu, kita taroan, yg menang, harus ngaih semua duitnya, nih ada lima ratus ribu"
PK:"oke"
AC:"tapi aku keluar dulu ya sebentar, mau nyari ide buat gamenya"
PK:"oke deh, cepet balik ya"
diluar, dia bertemu dengan sekumpulan orang yg sedang ngobrol, sambil ngobrol2, akhirnya di balik lagi dengan 1 ide gamenya"
AC:"gini om gamenya, tuh kan ada gelas di belakang om, aku mau kencing ke ge las itu, kalo aku berhasil mengisi gelas itu dari kejauhan 1 meter sampe penuh, aku dapet uang dari om, tapi kalo ga berhasil, aku akan ngasih om uangnya"
PK:"oke"
AC:"tapi om, kalo meleset ga boleh marah ya"
PK:"tapi tetep ngaih duit nya!!"
AC:"iya"
akhirnya si ana culun tersebut mulai membuka retsletingnya dan kencing, tapi di sama sekali tidak mengencingi gelas tsb, malah dia mengencingi sekitar kafe tsb, dan malah terkena ke muka penjaga kafe tersebut. tapi karena sudah membuat perjanjian akhirnya penjaga kafe tsb tidak marah karena mendapat uang, tapi anak tersebut malah tidak sedih, malah di tertawa pelan
PK:"kenapa kamu ketawa, kamu abis kehilangan uang" (dengan nada senang)
tanpa menjawabnya anak culun tersebut meninggalkan kafe tersebut, yang ternyata, dia telah membuat kesepakatan dengan sekumpulan orang di luar kafe tersebut, bahwa mereka (4 orang) akan memberikan lima ratus ribu masing2 kepada anak itu, jika dia mengencingi kafe tersebut dan muka penunggu kafe tersebut, tetapi penunggu tersebut tidak akan marah, dan akhirnya dia mendapat total 2 juta dari mereka.
COWOK NORAK
Malam Minggu.....Seorang cowok ngapel kerumah ceweknya....
Cow : "sayang aku mo nunjukkin sesuatu sm km.."
Cew : "apa..??" (kata si cewek dgn prsaan deg-degan)
Cow : "tapi boleh g qta msuk kmar dlu..?"
Cew : "boleh..!!" (ktnya dgn snyum manis bgt) stlh msuk kmar....
Cow : "bleh dtutup g pntunya..??"
Cew : "boleh..!!"
Cow : "bleh dknci g...??"
Cew : "boleh..!!" (deg-degan choy..!!)
Cow : "bleh dtutup g jndelany..?"
Cew : "boleh..!!"
Cow : "bleh dmatiin g lmpunya..??"
Cew : "boleh bgt...!!"
setelah lampu mati....
Cow : "kmu mo tau khan ap yg mo ak tnjukkin..??"
Cew : "iya chayang...!!"
Cow : "sni deh...coba kamu pgang tngan aku.."
Cew : "apa seh,,dah g sabar neh!!"
Cow : "Liat deh...jam tangan aku bisa
nyala...!!"
Cew : @#$@#$!!!!!>>
MinUM TUAK 15 GeLaS
Seorang bule yang sedang jalan-jalan ke Medan mendengar soal tuaknya orang Batak dan betapa kerasnya minuman itu. Iseng-iseng dia masuk ke sebuah kedai tuak dan menantang pengunjungnya.
"Siapa yang bisa minum 15 gelas tuak sekaligus, saya kasih uang 500 dollar", katanya sambil meletakkan uang yang dimaksud.
Semua pengunjung terdiam, tak ada yang berani melayani tantangan itu. Bahkan si Tigor yang sedang duduk di sana melangkah keluar.
30 menit kemudian Tigor terlihat kembali ke kedai itu, mendekati si bule dan bertanya, "Hei Mister! Apa tantanganmu tadi masih berlaku?"
"Masih!" jawab Bule itu.
"Ok, aku terima tantangan kau Mister," jawab Tigor.
Segeralah dideretkan 15 gelas tuak di meja. Si Tigor langsung menenggak satu demi satu gelas tuak itu tanpa henti, dan segera saja seluruh gelas kosong.
Si bule hampir tak percaya dengan apa yang dilihatnya. 15 gelas tuak habis di minum semua oleh Tigor. Diserahkannya 500 dollar itu ke tangan Tigor sambil bertanya, "Boleh saya tanya tadi waktu anda keluar, anda pergi ke mana?"
"Ooo..itu", jawab Tigor.
"Aku kan tidak tolol Mister. Sebelum menerima tantangan Mister, aku pergi ke Kedai tuak sebelah, di sana aku cobak dulu apa aku bisa..."
sekian gan.
tar ane apdet lagii crita laen ny [PART III]
bebas gan mau ngapaen d triit ane , asal kan jgn d kasiih
SEKIAN-BYMp-XChelo
dogo lvs pe'A
Bertepatan dgn HUT RI rupanya kampung tempat tinggalnya si DOGOL dan si Pe'A
dikunjungi rombongan sirkus (rombongan gypsi klo kate org bule bilang).
dengan menempati lahan lapangan kosong di sudut kampung tersebut.
para rombongan sirkus mulai mendirikan tenda2 serta wahana2 permainan anak2
sederhana, seperti Kincir angin,komedi putar,kereta2-an,dan bomb bomb car, dan
juga tenda khusus yg memang di khususkan tuk show atraksi sirkus hewan2 yg terlatih
dan sdh terdidik.
Dengan mengetahui berita akan diadakannya acara semacam psar malam di area lahan kosong
yg tak jauh dari tempat tinggalnya mereka(si DOGOL dan si Pe'A). Mereka bermaksud tuk
datang ke tempat arena sirkus tsb pada malam harinya untuk menyaksikan atraksi2 sirkus
dan juga menikmati arena2 permainan yg ada. Fikir mereka jarang2 ada momentum semacam kyk
begini dikampungnya. apalagi harga tiket masuknya sesuai dgn kantong mereka..dan jg gak perlu
pakai Pakaian yg formil tuk kesana coz itu hanya tmpat hiburan tingkat kere/rakyat menengah
kebawah. "ujarnya".
Nah.. pas tepat Ba'da Maghrib..setelah menyelesaikan sholat maghrib si Dogol dan si Pe'a sdh berencana
tuk datangin tempat tsb dan akhirnya mereka pun sepakat pergi kesana berdua
dengan masih mengenakan kain sarung bekas mereka sholat maghrib tadi. mereka beli tiket
yg harganya cuma 15 rb per orang.
setelah mereka masuk. Dogol membujuk si Pe'A tuk masuk ke arena tenda Sirkus dulu, tuk saksikan
atraksi binatang2 pintar yg bisa berkelakuan mirip manusia. dan akhirnya si Pe'A pun
menuruti apa maunya si DOGOl.
singkat kata.
acara sirkus pun dimulai..
dikeluarkan oleh petugas sirkus 2 orang utan/simpanse yg konon katanya pandai menirukan tingkah
laku manusia dari mulai menulis,menaiki speda motor bebek, sampai meramal org dengan alat bantu
sebuah papan catur..
.(bingungkan ente..ngeramal pakai papan catur..ane aja bingung)
kemudian si pawang sirkus menyuruh salam 2 org utan tersebut kepada pengunjung..dan ternyata
benar 2 org utan tsb memberikan salam kepada seluruh pengunjung dgn melemparkan
bye dari
jauh..
dan semua penonton pun bersorak.. tak lama kemudian si petugas sirkus menyuruh kedua org utan tersebut
mengambil 2 papan yg bertuliskan lelaki dan perempuan. simpanse pertama begitu enegic ambil
papan yg bertuliskan lelaki.. dan ditunjukan ke semua penonton. dan sang petugas pun mengumumkan
kepada hadirin.."saksikan wahai para pengunjung yg terhormat terbukti org utan ini sangat pandai
dan dia mengambil papan tulisan lelaki yg menyatakan bahwa dia berjenis kelamin lelaki
dan semua org pun bertepuk tangan.. dan kemudian si pelatih menyuruh tuk org utan berikutnya
tuk ambil papan tsb.. diturutilah keinginan si petugas sirkus tapi terlihat org utan yg satunya
lagi melakukannya dgn malas2an dan diangkatlah papan bertuliskan wanita ditunjukan ke penonton
tp sambil manyun org utan tsb..
tentu saja kejadian jenaka tsb mengundang gelak tawa
dari para penonton..
kemudian si petugas ingin memperlihatkan kecerdasan dari org utannya yg mereka didik
maka disuruh lah si org utan tsb untung menulis teks proklamasi dan sila2 pancasila di sebuah
kertas yg memang sdh dipersiapkan sebelumnya.
sungguh menakjubkan seekor monyet bisa menulis tanpa ada cacat kata dan kalimat sedikitpun
teks proklamasi dan sila2 dari pancasila..
semua penonton berdecak kagum Gan dan mengacungkan 2 jari jempol
dari setiap perintah si pelatih cm org utan yg lelaki yg terkesan aktif dan smangat
hibur para penonton
tapi setelah acara selesai ..tiba2 si org utan lelaki loncat2 sambil pamerin gigi
dan berteriak Uu.AA.UU.. uu..aa..ii UU.. si petugas bingung karena tingkah si org utan lelaki
tdk ada di skenario nya dia... nah sedangkan org utan yg perempuan cuma mojok
sambil me menyonkan bibir pasang muka cemberut..
ga puas dgn loncat2 si org utan lelaki ini terkesan ngamuk.. dan loncat nemplok ke tempat mana
saja yg dia bisa tuk jadikan batu loncatan.. suasana yg tadinya kondusif jd kacau.
yg pada akhirnya org utan itu keluar kabur dari arena sirkus dgn masih membawa pena dan kertas
bekas praktek menulis tadi waktu shownya..
para petugas lari mengejar org utan tsb...
si DOGOL Dan si Pe'a yg tadinya panik akhirnya punya niatan tuk bantu petugas sirkus menangkap
simpanse lelaki tsb..
simpanse itu makin jauh dan jauh yg lama2 menuju sebuah perkampungan
dikejarlah dia ramai2 ..dan si DOGOL dan si Pe'a pun ga mau ikut ketinggalan
semua yg ngejar berpencar tuk cari jejak simpanse tsb
kebetulan si DOGOl dan si Pe'a menemukan simpanse tsb yg terjebak di sebuah jalan buntu
kata si Pe'a
''Nah...!! mo kemane lo..
gw tangkep loh ye..!!"
Dogol dan si Pe'a coba bujuk simpanse tsb dgn buah pisang yg kebetulan tadi sambil ngejar
nemuin pohon pisang yg sdh tumbuh matang..
kata si dogol :
Common baby ..come to Papah..
simpanse itu kembali menunjukan giginya yg terkesan bahwa dia sedang geram hanya karena mo komunikasi
dgn si DOGOL dan si Pe'a itu saja sangat sulit..
Tapi apa yg terjadi agan2..
simpanse itu mengambil kertas buku tulis dan pena yg tadi dia bawa dgn gerakan
slow motion layaknya film2 Holywood dan Hongkong (kyk film matrix dan sholin soccer)
dan simpanse itupun menulis...
selesai dia menulis dilemparkanlah surat yg ia tulis ke arah DOGOL dan si Pe'a
jelas aja kejadian tsb buat dua anak manusia itu keder...
tuh Monyet ngapain yak (keluh Dogol dan Pe'a sambil mreka tatap2an satu sama lain)
maka diambillah kertas yg td ditulis simpanse tsb.
dan simpanse tsb langsung bersedakep
menunggu sampai si Dogol dan si PE'a selesai
membaca.
ternyata di kertas tersebut si simpanse menulis kyk gini gan :
Santai aja Boss GW gak bakal Lari..gw cuma mo cari warung.
GW melakukan ini juga karena terpaksa
coz lo tau kan dari tadi bini gw dipanggung manyun terus
itu dia nyuruh gw beli in softex coz dia gie dateng
bulan..makanya dia terlihat sensi dan malas2an
abis majikan gw gak mau ngertiin sih klo bini gw itu
gie dapet
Malah disuruh show.
ttd.
Monyet
dikunjungi rombongan sirkus (rombongan gypsi klo kate org bule bilang).
dengan menempati lahan lapangan kosong di sudut kampung tersebut.
para rombongan sirkus mulai mendirikan tenda2 serta wahana2 permainan anak2
sederhana, seperti Kincir angin,komedi putar,kereta2-an,dan bomb bomb car, dan
juga tenda khusus yg memang di khususkan tuk show atraksi sirkus hewan2 yg terlatih
dan sdh terdidik.
Dengan mengetahui berita akan diadakannya acara semacam psar malam di area lahan kosong
yg tak jauh dari tempat tinggalnya mereka(si DOGOL dan si Pe'A). Mereka bermaksud tuk
datang ke tempat arena sirkus tsb pada malam harinya untuk menyaksikan atraksi2 sirkus
dan juga menikmati arena2 permainan yg ada. Fikir mereka jarang2 ada momentum semacam kyk
begini dikampungnya. apalagi harga tiket masuknya sesuai dgn kantong mereka..dan jg gak perlu
pakai Pakaian yg formil tuk kesana coz itu hanya tmpat hiburan tingkat kere/rakyat menengah
kebawah. "ujarnya".
Nah.. pas tepat Ba'da Maghrib..setelah menyelesaikan sholat maghrib si Dogol dan si Pe'a sdh berencana
tuk datangin tempat tsb dan akhirnya mereka pun sepakat pergi kesana berdua
dengan masih mengenakan kain sarung bekas mereka sholat maghrib tadi. mereka beli tiket
yg harganya cuma 15 rb per orang.
setelah mereka masuk. Dogol membujuk si Pe'A tuk masuk ke arena tenda Sirkus dulu, tuk saksikan
atraksi binatang2 pintar yg bisa berkelakuan mirip manusia. dan akhirnya si Pe'A pun
menuruti apa maunya si DOGOl.
singkat kata.
acara sirkus pun dimulai..
dikeluarkan oleh petugas sirkus 2 orang utan/simpanse yg konon katanya pandai menirukan tingkah
laku manusia dari mulai menulis,menaiki speda motor bebek, sampai meramal org dengan alat bantu
sebuah papan catur..
kemudian si pawang sirkus menyuruh salam 2 org utan tersebut kepada pengunjung..dan ternyata
benar 2 org utan tsb memberikan salam kepada seluruh pengunjung dgn melemparkan
jauh..
dan semua penonton pun bersorak.. tak lama kemudian si petugas sirkus menyuruh kedua org utan tersebut
mengambil 2 papan yg bertuliskan lelaki dan perempuan. simpanse pertama begitu enegic ambil
papan yg bertuliskan lelaki.. dan ditunjukan ke semua penonton. dan sang petugas pun mengumumkan
kepada hadirin.."saksikan wahai para pengunjung yg terhormat terbukti org utan ini sangat pandai
dan dia mengambil papan tulisan lelaki yg menyatakan bahwa dia berjenis kelamin lelaki
dan semua org pun bertepuk tangan.. dan kemudian si pelatih menyuruh tuk org utan berikutnya
tuk ambil papan tsb.. diturutilah keinginan si petugas sirkus tapi terlihat org utan yg satunya
lagi melakukannya dgn malas2an dan diangkatlah papan bertuliskan wanita ditunjukan ke penonton
tp sambil manyun org utan tsb..
tentu saja kejadian jenaka tsb mengundang gelak tawa
kemudian si petugas ingin memperlihatkan kecerdasan dari org utannya yg mereka didik
maka disuruh lah si org utan tsb untung menulis teks proklamasi dan sila2 pancasila di sebuah
kertas yg memang sdh dipersiapkan sebelumnya.
sungguh menakjubkan seekor monyet bisa menulis tanpa ada cacat kata dan kalimat sedikitpun
teks proklamasi dan sila2 dari pancasila..
semua penonton berdecak kagum Gan dan mengacungkan 2 jari jempol
dari setiap perintah si pelatih cm org utan yg lelaki yg terkesan aktif dan smangat
hibur para penonton
tapi setelah acara selesai ..tiba2 si org utan lelaki loncat2 sambil pamerin gigi
dan berteriak Uu.AA.UU.. uu..aa..ii UU.. si petugas bingung karena tingkah si org utan lelaki
tdk ada di skenario nya dia... nah sedangkan org utan yg perempuan cuma mojok
sambil me menyonkan bibir pasang muka cemberut..
ga puas dgn loncat2 si org utan lelaki ini terkesan ngamuk.. dan loncat nemplok ke tempat mana
saja yg dia bisa tuk jadikan batu loncatan.. suasana yg tadinya kondusif jd kacau.
yg pada akhirnya org utan itu keluar kabur dari arena sirkus dgn masih membawa pena dan kertas
bekas praktek menulis tadi waktu shownya..
para petugas lari mengejar org utan tsb...
si DOGOL Dan si Pe'a yg tadinya panik akhirnya punya niatan tuk bantu petugas sirkus menangkap
simpanse lelaki tsb..
simpanse itu makin jauh dan jauh yg lama2 menuju sebuah perkampungan
dikejarlah dia ramai2 ..dan si DOGOL dan si Pe'a pun ga mau ikut ketinggalan
semua yg ngejar berpencar tuk cari jejak simpanse tsb
kebetulan si DOGOl dan si Pe'a menemukan simpanse tsb yg terjebak di sebuah jalan buntu
kata si Pe'a
Dogol dan si Pe'a coba bujuk simpanse tsb dgn buah pisang yg kebetulan tadi sambil ngejar
nemuin pohon pisang yg sdh tumbuh matang..
kata si dogol :
Common baby ..come to Papah..
simpanse itu kembali menunjukan giginya yg terkesan bahwa dia sedang geram hanya karena mo komunikasi
dgn si DOGOL dan si Pe'a itu saja sangat sulit..
Tapi apa yg terjadi agan2..
simpanse itu mengambil kertas buku tulis dan pena yg tadi dia bawa dgn gerakan
slow motion layaknya film2 Holywood dan Hongkong (kyk film matrix dan sholin soccer)
dan simpanse itupun menulis...
selesai dia menulis dilemparkanlah surat yg ia tulis ke arah DOGOL dan si Pe'a
jelas aja kejadian tsb buat dua anak manusia itu keder...
maka diambillah kertas yg td ditulis simpanse tsb.
dan simpanse tsb langsung bersedakep
membaca.
ternyata di kertas tersebut si simpanse menulis kyk gini gan :
Spoiler for Begini isi suratnya gan:
Santai aja Boss GW gak bakal Lari..gw cuma mo cari warung.
GW melakukan ini juga karena terpaksa
coz lo tau kan dari tadi bini gw dipanggung manyun terus
itu dia nyuruh gw beli in softex coz dia gie dateng
bulan..makanya dia terlihat sensi dan malas2an
abis majikan gw gak mau ngertiin sih klo bini gw itu
gie dapet
ttd.
Monyet
belajar mudah kaskus
newbie masuk sini akan ane beri tahu emot di kaskus
=cinta kaskus
=cinta indonesya
=amit-amit seperti T*I
=ngambek
=yang gaktau ccd
=misalnya agan buat thread ternyata ada thread orang lain yang sama itu namanya repost
update
(sepertinya)
=mempunyai reputasi buruk
=yang ada di perofil agan ada kotak di sana lah pm
=wajib diberikan ke ane (reputasi baik)
=menikah
=biyasanya ini bisa menjadi HT kalau ada bintang lima
=mainin agama
=ketawa
=penjualan terbaik
=bohong
=gambar yang mengandung pembunuhan.darah.bb
bb= bo*kep
=pergi
=yang di jokes jadi di lounge
bagi

nya dong
jangan


selamat belajar
perhatian-perhatian kalo kurang tingal comen salah nulis mohon maff
update
=pergi
=maen bola
=keren
=can you solve this game
(sepertinya)
bb= bo*kep
bagi
jangan
selamat belajar
perhatian-perhatian kalo kurang tingal comen salah nulis mohon maff
update
Langganan:
Postingan (Atom)